GEMA-UKM Unit Olahraga (UNIOR) UIN Malang menggelar seminar dan talkshow, Sabtu (27/4). Acara yang berlangsung di gedung Sport Center tersebut merupakan puncak peringatan dies maulidiyah UNIOR ke-22. Seminar bertema Resourcefulness ini mendatangkan dua narasumber motivatif. Pertama ialah Oddie Kurnia, salah satu atlet badminton dengan kekurangan fisik tunadaksa pada tangan kanannya. Kedua adalah Rizqu Muhammad, Founder Big Dream Series.
Oddie mengatakan, ia memiliki kelainan pada tangannya sejak lahir. Hal tersebut tidak menghalangi Oddie menjadi atlet bulu tangkis. "Kebetulan orang tua juga atlet, tapi di kecamatan," jelasnya. Hal tersebut ia buktikan dengan berhasil mengalahkan India pada Asian Para Games 2018 lalu dan meraih medali perak.
Pendidikan, lanjut Oddie, juga bukan halangan untuk bisa menjadi atlet. "Banyak atlet yang meninggalkan pendidikan formal dan mendalami olahraga," tuturnya. Hal tersebut tidak berlaku untuk Oddie. Pasalnya, di samping berlatih bulu tangkis, ia juga menyelesaikan pendidikan formalnya. "Meski kita seorang atlet, pendidikan formal tetap wajib diselesaikan, walau ngga pinter-pinter banget," candanya.
Oddie memberikan beberapa tips untuk bisa mewujudkan hal tersebut. Salah satunya adalah dengan membagi waktu antara latihan dan sekolah. "Bangun tidur langsung joging, setelah itu lanjut sekolah, dan kemudian latihan," papar atlet yang mendalami bulu tangkis sejak sekolah dasar itu. Musik juga bisa digunakan untuk mengurangi rasa gerogi ketika bertanding. "Sebelum bertanding, saya selalu mendengarkan musik dangdut sambil pemanasan," pungkasnya.
Senada dengan Oddie, menurut Rizqu, kunci sukses adalah selalu merasa memiliki sumber daya. "Sebenarnya kita sudah punya bekal sukses dari lahir, tinggal kita mau apa enggak, malu apa tidak," jelasnya. Ia melanjutkan, untuk bisa sukses di bidang apapun, kuncinya adalah merasa cukup atas apa yang dimiliki. "Orang sukses akan mengatakan saya pasti bisa melakukan apapun dengan apa yang saya miliki," lanjut Director Public Speaking University itu.
Sumber daya yang ia maksud ialah kejujuran, kreatifitas, dan tekad yang kuat. Rizqu memberi contoh Ruben Gonzales, seorang mekanis yang berkeinginan menjadi atlet, apapun jenis olahraganya. "Tidak ada nyambung-nyambungnya sama sekali," tutur Rizqu. Namun Ruben membuktikan bisa menjadi atlet yang berhasil mengikuti olimpiade selama empat periode berturut-turut. Pasalnya, belum ada atlet yang berhasil melakukan hal tersebut kecuali dia. "Rahasianya adalah ia mengikuti cabang olahraga yang jarang orang ikuti, yaitu sky," jelas Rizqu. (ir/nhl)



