GEMA-Anggota Paguyuban Rektor dan Wakil Rektor Perguruan Tinggi Negeri se-Jawa Timur berkumpul dalam Rapat Kerja di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Selasa (9/4). Dalam kesempatan ini, seluruh pimpinan universitas mendiskusikan beberapa hal penting terkait kinerja di 2019.
Ketua Paguyuban Drs. Moh. Hasan, M.Sc., Ph.D. menyatakan ada tiga hal penting yang akan menjadi fokus bahasan. Pertama, yakni rencana terdekat terkait pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan SBMPTN 2019. Selanjutnya, ialah membahas hasil diskusi komite nasional olahraga Indonesia wilayah Jawa Timur. Dan yang terakhir tentang Western Australia East Java University Consortium.
Pihak paguyuban, masih kata Hasan, menginginkan agar forum seperti ini tetap dijaga. Pasalnya, forum tersebut, selain untuk sharing hasil kinerja juga sekaligus temu silaturahim antar petinggi kampus. “Kita juga sekaligus bisa belajar dari lainnya terkait pengelolaan kampus,” imbuhnya.
Sementara itu, sebagai tuan rumah, Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. menyambut hangat seluruh tamunya. Ia juga turut meminta maaf atas pelaksanaan raker yang harus tertunda. “Kami baru bisa memenuhi amanah ini karena di bulan sebelumnya, kami masih disibukkan dengan asesmen dari BAN-PT,” terang Prof. Haris.
Raker Paguyuban Rektor berlangsung selama sehari. Pembukaan berlangsung di Aula Gedung Rektorat Lt. 5. Para rektor dan wakilnya juga didampingi oleh pasangan masing-masing. Para ibu Dharma Wanita tersebut juga diagendakan dalam forum diskusi di tempat terpisah. (nd)



