GEMA-Menjelang pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2019 pada 13 April mendatang, Forum Paguyuban Rektor dan Wakil Rektor PTN se-Jawa Timur membahas hal tersebut. Dengan kuota yang penuh di dua gelombang, pihak Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mewanti-wanti agar panitia wilayah Jatim harus bekerja lebih ekstra.
Joni Hermana, Wakil Ketua 1 LTMPT, menjelaskan bahwa kuota di Jatim full untuk seluruh gelombang. “Di luar itu, tidak semua kuota penuh, hanya Jatim. Jatim memang selalu menjadi favorit para siswa,” tuturnya.
Terbukti, dari pendaftaran yang dibuka pada 1 hingga 24 Maret lalu, Jatim menarik minat 800.000 pendaftar. Angka tersebut sudah termasuk kuota tambahan yang disediakan panitia mengingat membludaknya pendaftar. “Semua siswa di Indonesia memiliki hak untuk mengikuti UTBK. Kita berusaha memfasilitasi,” jelasnya.
Selanjutnya, seluruh peserta akan dibagi menjadi 10 sesi ujian selama 10 hari. Pasalnya, pihak panitia menyesuaikan ketersediaan desktop di setiap pusat UTBK. Peserta UTBK akan mengetahui hasil tesnya pasca 10 hari pelaksanaan ujian. (nd)



