UIN MALANG, STOP “PAHAM RADIKALISME” MELALUI DISKUSI HASIL RISET DOSEN
Abadi Wijaya Kamis, 20 Juni 2019 . in Berita . 1133 views
2108_p1.jpg

Pusat studi sosial budaya bersama lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengelar Forum Group Discussion (FGD). Acara yang bertajuk Proteksi dini radikalisme dan LGBT tersebut bertempat di ruang sidang Lt.3 Gedung Ir. Soekarno, Rabu (19/6).
Hadir Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag untuk membuka kegiatan yang dijadwalkan berlangsung siang itu. Dalam sambutannya, dikatakan bahwa UIN Malang terus berupaya untuk memproteksi diri melalaui seleksi para calon mahasiswa barunya agar tidak ada satupun yang memiliki faham Islam radikal.
Dia menyadari bahwa, idealisme mahasiswa memang sangat tinggi, akan tetapi, jangan sampai ditengah proses pencarian jati diri itu justru keliru jalan. "Sehingga hal inilah yang menjadikan mereka (mahasiswa,-red) terjerumus ke faham yang salah", paparnya.

2110_p3.jpg


Lanjut, masih kata Gus Is, sapaan akrabnya. Dia mencontohkan adanya perpedaan madzhab itu menjadi aspek keindahan dalam keberagaman. Allah memang membuat manusia ini beragam baik dari segi kulit, ras maupun agama.
Kemudian persoalan bid’ah dan mengkafirkan, tidak lain lagi menjadi fokus pembahasan dalam FGD siang itu. "Isu ini diinginkan oleh kemenag agar UIN Malang memiliki injeksi yg cukup untuk menyuarakan proteksi sedini mungkin terhadap faham radikalisme," paparnya.
Melalui hasil riset para dosen Fakuktas Psikologi ini, Dr. Mohammad Mahpur, M.Si, Dr. Fathul Lubabin Nuqul, M.Si, Yusuf Ratu Agung, MA yang sudah dilakukan. Sehingga hasilnya nanti bisa disosialisasikan untuk dibahas dan dikaji bersama-sama secara lebih dalam, lalu ditentukan cara mensikapinya paling tepat. "Sehingga dalam membidik calon mahasiswa baru bisa tepat sasaran," harapnya.

2109_p2.jpg


Sementara itu, Mahpur memaparkan bahwa persoalan radikalisme yang menyerang calon mahasiswa baru memang perlu diantisipasi sejak dini, mulai dari proses penerimaan camaba hingga proses pembelajaran harus di pantau secara cermat. Hal ini tujuannya untuk mencegah dan meminimalisir menyebarnya faham radikal di kampus ini.(ptt/*)

 

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up