GEMA-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang turut berpartisipasi dalam menyukseskan acara East Java Exploration (Ejx) yang bekerjasama dengan 5 Universitas Australia Barat dan 10 Universitas di Jawa Timur, Jumat (5/7). East Java Exploration (EJx) WAIJUC (Western Australia - East Java University Consortium) merupakan konsorsium antara 5 Universitas Australia Barat yaitu, Universitas Curtin, Western Autralia, Murdoch, Edith Cowan, Notre Dame dan 10 universitas di Jawa timur yang terdiri dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Universitas Trunojoyo Madura, ITS, UNAIR, Brawijaya, Universitas Veteran, UNEJ, UM, dan UNESA.
Peserta WAIJUC yang terdiri dari 21 orang tersebut akan mengikuti kegiatan Inbound dan out bound mobility, Wakil Rektor Bidang Kerjasama Dr. Uril Bahruddin menjelaskan bahwa inbound merupakan program mahasiswa Australia datang belajar akademik dan budaya di universitas-universitas Jawa timur dengan tema-tema yang sudah ditentukan dimasing-masing universitas sesuai dengan keunggulan masing-masing universitas. “Disamping belajar akademik, mereka juga belajar tentang bahasa Indonesia, seni dan budaya. Sedangkan outbound sebaliknya mahasiswa dari perguruan jatim yang akan berkunjung ke Australia,” terangnya.
East Java Exploration ini tambah dia, merupakan salah satu bentuk kerjasama antara kedua pemerintah serta anggota Western Australia East Java Universities Consortium (WAEJUC) di bidang pendidikan yaitu student mobility.
Kerjasama ini berbentuk kunjungan dan diskusi mahasiswa Australia Barat dengan tema tertentu ke setiap universitas Negeri di jawa timur yang bertujuan untuk memperkuat pengetahuan tentang isu-isu yang menjadi kekuatan tiap universitas. “Pada setiap materi mengandung pengetahuan baru bagi mahasiswa Australia Barat, dan memperdalam pengetahuan di beberapa bidang bagi mahasiswa Jawa Timur,” paparnya.
Uril menjelaskan, perwakilan Universitas negeri di Jawa Timur juga akan mengunjungi universitas di Australia Barat untuk memperkuat pengetahuan mahasiswa tentang isu-isu yang menjadi kekuatan tiap universitas, menawarkan pengetahuan baru bagi mahasiswa Jawa Timur, dan memperdalam pengetahuan di beberapa bidang bagi mahasiswa Australia Barat. “Selain student mobility, kerjasama di bidang pendidikan juga dilakukan dalam bentuk research on vocational and inclusive education dan post graduate scholarship,” bebernya. “Hari ini, giliran UIN Malang yang berpartisipasi dan berkontribusi dengan menjadi penyelenggara pengajaran dan diskusi,” tegasnya.
Acara diawali dengan sajian tari topeng khas Malang, peserta juga diajak untuk menari bersama dengan penuh antusias. kemudia dilanjutkan dengan sharing dan diskusi untuk membahas tema aktual "Pemberdayaan Perempuan di kalangan komunitas Islam" serta "Terorisme dan Radikalisme". Kegiatan ini disamping dihadiri oleh mahasiswa Australia barat juga dihadiri akademisi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan 21 peserta perwakilan seluruh universitas di Jawa Timur dan Australia Barat. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB dan diakhiri dengan Malang city tour dengan menggunakan bis pariwisata malang Marcito.
“Semoga kegiatan ini menjadi awal kerjasama yang baik bagi bagi pemerintah Jawa Timur dan Australia Barat dan semoga kegiatan ini bisa memberi manfaat bagi peserta Ejx,” harapnya.



