GEMA-47 finalis Duta Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) saling menunjukkan kualitas dan bakat yang dimiliki. Lomba yang termasuk dalam Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke-9 ini dihelat di Lippo Plaza Kota Batu, Kamis (18/7). Ketiga juri yang diundang untuk menilai para peserta ialah Dra. Siti Sakdiyah, M.Pd., Wahyu Sopyan, S.Ag., dan Wahyu Agus Setiono, S.I.Kom.
Apapun talenta dan bakat yang dipilih peserta, diperbolehkan oleh tim panitia selama masih dalam koridor visi-misi PTKIN. Beragam hal dipertunjukkan, seperti menyanyi, puisi, pantun, tari daerah, monolog, pidato, mengaji bahkan membuat makanan penutup. Peserta tuan rumah UIN Malang menunjukkan kebolehan menari tradisional, yakni Tari Topeng khas Malang. “Kita harus bangga karena mahasiswa PTKIN tak hanya bisa mengaji, namun juga bakat lainnya,” ujar Siti Sakdiyah. (*/nd)
Reporter: Sofi Alawiyah A.



