PIONIR 2019: APA KATA PESERTA TENTANG MHQ?
Iffatunnida Jumat, 19 Juli 2019 . in Berita . 630 views
2246_pesertamhq.jpg

GEMA-Hasmuni Idrus, peserta Musabaqoh Hifzil Quran (MHQ) 10 Juz dalam Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke-9 mewakili STAIN Sorong Papua Barat memiliki sudut pandang yang menarik terhadap ajang perlombaan ini, Kamis (18/7).
Sebagai penghafal al Quran, menurutnya, perlu adanya pengaturan waktu yang baik. Tidak hanya sekedar mengatur waktu untuk keseharian, namun juga menjaga hafalan menjadi suatu kewajiban khusus yang harus tetap dijaga. “Dalam 24 jam, pagi saya gunakan untuk fokus kuliah, sedangkan siang saya istiqomah-kan untuk mengulangi hafalan Quran,” ucap mahasiswa yang sudah duduk di semester akhir ini.
Menguji kualitas hafalan untuk mengetahui juz dan bacaan al Quran yang masih lemah menjadi motivasinya. Ia berharap perlombaan MHQ ini tidak sekadar sebagai ajang persaingan saja. Namun juga sebagai implementasi nilai-nilai yang terkandung dalam al Quran. “Sehingga kelak, para peserta yang masih berstatus mahasiswa ini bisa jadi uswah yang baik,” harapnya tulus. (ofi/nd)

Reporter: Achmad Basofi

(INFOPUB)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up