GEMA-Semi final Cabang Lomba Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke-9 Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) berlangsung dengan penuh khidmat, Jumat (19/7). Peserta nampak siap menjawab pertanyaan rumit apa saja yang akan diutarakan ketiga dewan juri. Para penonton pun memperhatikan soal-soal yang diberikan.
Tidak seperti sebelumnya, para peserta semi final diseleksi lebih ketat dengan hanya dua pertanyaan. Pertanyaan yang diberikan sama seperti sebelumnya, hanya harus disertai dalil-dalil dari kitab lainnya yang telah dihafal peserta sebelumnya. 40 menit peserta harus tampil dan menjawab pertanyaan tersebut.
Aril, peserta MQK dari UIN Sunan Ampel Surabaya mengatakan bahwa pertanyaan yang diberikan sangat berat. Tidak seperti mata kuliah yang ada di kampus. "Ilmu fiqih modern memang berbeda dengan fiqih klasik. Lebih luas cakupannya," ucapnya. (*/nd)
Reporter: Bilian Aditya



