GEMA-Salah satu cabang lomba debat yang dilaksanakan selama Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke-9 ialah Debat Konstitusi, Selasa (16/7). Lomba yang berlangsung di Gedung Ruang Kuliah Bersama Kampus Satu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini berlangsung kondusif dan serius. Meski begitu, seluruh perwakilan masing-masing kontingen terlihat tenang.
Semua peserta tentu mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Termasuk perwakilan tuan rumah UIN Malang. Melihat tim yang akan dihadapi tidak menyurutkan semangat mereka. Apalagi, perwakilan yang berasal dari Fakultas Syariah tersebut memang memiliki klub debat sendiri yaitu Law Debate Community.
Hikam, salah satu perwakilan tim Debat Konstitusi UIN Malang, menyatakan timnya mendapat tema “Presidential Threshold dalam Pemilihan Umum Calon Presiden dan Wakil Presiden” dan “Pelibatan TNI dalam Penindakan Tindak Pidana Terorisme”.
Meski pada pertandingan pertama mereka terlihat grogi, namun gagasan yang mereka bangun cukup mengungguli lawan. Mereka mengakui, tim lawan sangat kuat dengan argumennya. “Tapi kami tetap optimis memenangkan pertandingan ini,” tutur pemilik nama lengkah Hikam Hulwanullah ini. Ia masuk dalam tim bersama Seto Ferdiantoro, dan Ahmad Kurniawan.
Reporter: Lexi Handi Nayana



