GEMA-UIN Raden Fatah Palembang berhasil menjadi yang terbaik di cabang olahraga Catur pada perhelatan Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke-9. Di hari terakhir pelaksanaannya, cabor yang berlokasi di Rumah Singgah Lt. 4 Kampus Dua UIN Malang tersebut kembali mengumumkan sederet pemenang. Kontingen UIN Palembang mengumpulkan medali pada kategori perorangan standar putri dan beregu putra.
Wulandari Saputri, Atlet UIN Palembang berhasil menyumbang medali perak setelah merebut posisi kedua. Untuk posisi pertama (medali emas) kategori tersebut diraih oleh Iko Penantunate (UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi) dan Widi Nurani Kamal (UIN Sunan Gunung Djati Bandung) harus puas dengan medali perunggu.
Untuk kategori beregu putra, UIN Raden Fatah Palembang meraih medali emas setelah mungumpulkan 11 poin. Di posisi kedua (medali perak) diraih regu dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan poin 9 dan tuan rumah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berada di posisi ketiga (medali perunggu).
Mu’amar Fikri Ardiansyah, atlet UIN Malang menyatakan senang sekaligus kecewanya. “Saya merasa senang dan sedih. Senangnya karena bisa menyumbangkan dua medali perunggu di dua kategori dan sedih karena belum bisa menyumbangkan emas untuk kampus,” paparnya. (*/nd)
Reporter: M. Kurnadi Bonesaputra



