GEMA-Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Malang tak pernah berhenti berinovasi. Setelah berhasil banyak membantu dosen dan mahasiswa dengan fitur-fitur terbaru SIAKAD, mereka kini tengah merancang produk terbaru. Produk berbasis web ini diberi nama Pusat Aplikasi dan Data Utama atau bisa disingkat “PADU”.
PADU mewadahi berbagai macam menu, yakni Sosial Media, Profil, Agenda, Akademik, Keuangan, Kepegawaian, Perpustakaan, Penelitian dan Sarana dan Prasarana. Dengan semua menu ini, baik dosen, mahasiswa dan alumni bisa mendapatkan data lengkap dan transparan.
“Aplikasi ini jadi satu semua. Jadi, nanti meski sudah jadi alumnipun, tetap bisa bergabung di kami. Tetap dapat layanan sosial media. Terus untuk melihat rekap akademik juga bisa (diakses). Nanti jadi satu kali login untuk semua,” ungkap Mukhlis Fuadi, ketua PTIPD.
Di sisa tahun 2019, PTIPD akan memaksimalkan integrasi PADU, sesuai dengan target tahun ini, yakni Apps Integration. Menurut Mukhlis, PADU ditargetkan dapat beroperasi maksimal tahun depan.
Tak hanya merencanakan PADU, target tahunan juga telah dibangun. PTIPD juga sudah memaksimalkan data center dan network yang mewadahi 17.000 dosen dan mahasiswa UIN Malang. Ke depannya, PTIPD menargetkan aplikasi mobile pada tahun 2020-2021 dan Cloud Service yang akan mulai dibangun pada 2022.
Reporter: Fatimatuz Zahro



