GEMA-El-Zawa kembali menarik perhatian dengan mengadakan bantuan sosial duafa pada Kamis (4/7). Berbeda dengan agenda silaturahmi dan santunan sebelumnya yang dilaksanakan di kampus, kini acara ditempatkan di kelurahan-kelurahan. Kali ini, tepatnya, dilaksanakan di kelurahan Sumbersari.
Bantuan sosial ini merupakan satu dari tujuh belas agenda sosial yang dimiliki El-Zawa. Adapun target utama penerima bantuan adalah fakir dan miskin. Namun, tak jarang, pihak kelurahan mengajukan anak yatim dan piatu non-panti untuk turut serta dalam acara.
“Untuk kegiatan besok itu, kita sudah siap, ya. (Persiapannya sudah) sembilan puluh sembilan persen, lah. Tinggal acaranya saja. (Acaranya) silaturahmi antara kampus dengan masyarakat. Santunannya, satu orang dua ratus ribu,” jelas Nurul Yaqien, S.Pd.I., M.Pd.I., ketua El-Zawa UIN Malang.
Seperti yang diungkapkan oleh Nurul, anggaran Rp. 200.000 diberikan dalam bentuk uang dan bingkisan sembako. Bantuan sosial ini diserahkan pada 20 duafa yang telah didata melalui kantor kelurahan setempat. Karena itu, El-Zawa terus memacu komunikasi kuat dengan kelurahan dalam persiapan acara.
Rangkaian acara dilaksanakan cukup singkat, mulai dari jam 8 hingga 9 pagi. Meski begitu, hal ini tidak dipermasalahkan karena menurut Nurul, kehadiran para duafa adalah poin terpenting.
“Niat kita hanya satu, memberikan zakat, infaq, atau sedekah bagi orang yang berhak. Supaya masyarakat merasakan kehadiran kampus sebagai sebuah berkah,” ungkap Nurul.
Reporter: Fatimatuz Zahro



