GEMA-Sejumlah mahasiswa asing meramaikan Gedung Rektorat UIN Maulana Malik Ibrahim pada Jum’at (5/7). Mahasiswa-mahasiswi yang berasal dari Australia dan beberapa perguruan tinggi di Indonesia ini tengah mengikuti rangkaian acara East Java Exploration (Ejx).
Acara dimulai dengan penampilan Tari Topeng dari dua penari Sanggar Srikandi milik Fakultas Humaniora, UIN Malang. Setelah selesai dengan penampilannya, dua penari itupun mengajak beberapa peserta asing untuk belajar Tari Topeng bersama. Meski tampak kaku, para peserta tampak antusias belajar tarian tradisional ini.
Tak hanya mengajak belajar menari, mereka juga dikenalkan dengan asal Tari Topeng dan filosofinya. Dalam penjelasannya, sang penari menceritakan bahwa Tari Topeng merupakan tari asal Malang yang menunjukkan watak sosok yang arogan. Hal tersebut terlukis dalam ekspresi sosok yang tergambar di topeng.
Setelah asik belajar Tari Topeng, perwakilan mahasiswa asing, Georgia, menyampaikan sambutan. Melalui pidatonya, ia menyampaikan terima kasih karena mendapatkan kesempatan ini, “Kami sangat berterima kasih karena bisa belajar banyak melalui program kerjasama seperti ini,” ungkapnya.
Sedangkan Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. H. M. Zainuddin, MA, mengungkapkan kebahagiaan karena dapat menyambut mahasiswa-mahasiswa asing ini. Dalam sambutannya, beliau juga memperkenalkan profil UIN Malang yang memiliki misi Ulul Albab. Sebelum acara diskusi berlangsung WR I diminta untuk membuka kegiatan East Java Exploration di UIN Malang tersebut. "Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan ini resmi dibuka," ucapnya seraya diiringi tepuk tangan dari seluruh peserta.
Agenda East Java Exploration di UIN Malang akan berlangsung dengan diskusi gender, terorisme dan radikalisme dalam Islam. Acara akan ditutup dengan City Tour alias keliling Kota Malang.
Reporter: Fatimatuz Zahro



