MA’HAD: VALIDASI MABA ‘OKE’
Abadi Wijaya Rabu, 7 Agustus 2019 . in Berita . 867 views
2332_valid.jpg

GEMA-Setiap tahun ajaran baru, ma’had akan tampak lebih ramai dari biasanya. Betapa tidak, mahasiswa/i baru yang berjumlah lebih dari 3000 itu berbondong-bondong datang ke ma’had untuk kemudian bermukim selama setahun. Meski sudah dilaksanakan setiap tahun, rupanya ada beberapa hal yang disayangkan dalam validasi.
Seperti yang diungkapkan oleh salah satu musyrif mabna Al-Ghazali, Danial Shafran, ada dua isu yang mempersulit proses validasi. Dua hal tersebut adalah koneksi wi-fi dan data mahasantri yang tidak tercatat.
“Kalo persiapan dari ma’hadnya sudah siap, tapi dari pusat yang kurang. (Salah satunya) soal wi-fi itu. Wi-finya belum siap, jadi untuk proses validasi semakin sulit,” jelasnya.
Padahal, kata Danial, proses validasi dilaksanakan secara online. Karena itu, koneksi wi-fi merupakan satu elemen yang sangat penting dalam proses validasi.
Tak hanya soal koneksi wi-fi, ada pula kesalahan dalam validasi yang terus berulang setiap tahun, yakni data mahasantri. Beberapa mahasantri yang sudah menyelesaikan validasi kampus tidak terdata saat validasi ma’had.

2335_makhadd.jpg


“Dari kampus belum diklik. Setiap hari ada yang seperti itu,” ungkap Danial.
Validasi ma’had berlangsung sejak hari Senin (5/8) dan akan berakhir pada Jum’at (9/8). Sampai pagi hari ini (7/8), sekitar 30% dari calon mahasantri sudah melaksanakan validasi.

Reporter: Fatimatuz Zahro
Foto: Zahra

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up