GEMA-Area Ma’had Sunan Ampel Al-‘Aly tampak ramai dengan wajah-wajah baru. Pasalnya, hari ini (7/8) merupakan hari ketiga validasi ma’had. Ratusan mahasantri baru dari berbagai wilayah di Indonesia datang untuk check-in ke kamar masing-masing.
Satu dari ratusan mahasantri tersebut adalah Syafril yang berasal dari Lombok. Ia merupakan mahasantri mabna Al-Ghazali Sudah menetap semalam di ma’had, Syafril mengungkapkan kesan pertamanya terhadap ma’had yang ternyata beda dari ekspektasi.
“Pas masuk, (saya) senang. Fasilitasnya sesuai dengan ekspektasi, bahkan lebih!” ungkap Syafril. Mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab ini mengatakan bahwa fasilitas yang diberikan ma’had ternyata lebih memuaskan dari apa yang ia kira sebelumnya.
Selain Syafril, mahasantri asal Lombok lainnya, Padhila, juga mengaku suasana ma’had berbeda dengan apa yang ia pikirkan. “Awalnya, di bayangan saya ma’had itu keras, ketat gitu. Ternyata enggak,” ujarnya.
Mahasantri yang bermukim di mabna Ibnu Khaldun ini sudah datang sejak hari pertama validasi. Ia juga mengungkapkan bahwa proses validasi ma’had sangat mudah dan efisien.
Di samping itu, menurut Syafril dan Padhila, suasana ma’had yang ramah dan tidak begitu mengikat harus dipertahankan seterusnya. “Ya, boleh banyak peraturan, tapi tetap jangan terlalu ketat,” tutup mereka.
Reporter: Fatimatuz Zahro
Foto: Zahra



