GEMA-Materi Peningkatan Kualitas Pengelola Jurnal UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dilanjutkan dengan materi kedua, Rabu (12/9). Materi kali ini akan disampaikan oleh Adang Kuswaya salah satu Editor Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS). Materi kedua ini akan membahas tuntas tentang Strategi dan Tips Merekrut Editorial Board, Reviewer dan Penulis Potensial dari Diversitas Internasional.
“Berdasar pengalaman, untuk menuju Scopus dirasa lebih mudah dari pada ke Sinta,” ungkap editor juga Dosen di Fakultas Ushuluddin IAIN Salatiga. Untuk dapat terindeks Scopus setiap jurnal hanya perlu men-submit 10 artikel terbaiknya. Berbeda dengan Sinta yang harus masuk lebih dalam ke dapur redaksi jurnal.
“Wes sing penting submit!” tegas penulis yang juga telah memiliki ID Scopus ini. Sehingga memang diperlukan kebenarian dari pengelola untuk mendaftar di Scopus, tentunya dengan perbaikan yang berkelanjutan.
“Tentang diversity, kita dapat memulainya dengan pertemanan,” terangnya santai. Tipsnya sederhana, hanya perlu memperbanyak teman kemudian meminta mereka berkontribusi di jurnal. Sehingga pertemanan yang luas akan menjadi modal penting untuk hal ini. Diversity ini juga bisa dilakukan dengan mengafiliasi teman-teman yang sedang menempuh studi di luar negeri.
“Inna ma’a al ‘usri yusro,” pungkasnya memotivasi. Bagi Adang, kesulitan yang akan ditemui dalam setiap usaha, pasti akan ada jalan keluarnya. Dan pasti, akan berujung kebahagiaan. (nhl)



