GEMA-Sesi coaching clinik (klinik bimbingan) bagi calon guru besar atau profesor di lingkungan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang memasuki hari kedua, Minggu (22/9).
Klinik yang dibimbing langsung Prof. Dr. Jayakaran Mukundan asal Malaysia itu sangat menarik. Buktinya seluruh calon profesor sangat antusias mengikuti bimbingan yang berlangsung di ruang meeting hotel Swiss-Bell Malang.
Klinik bimbingan mengharuskan peserta membawa hasil review papernya masing-masing. Setiap peserta diberi waktu untuk mempresentasikan hasil revisinya dan langsung dikomentari Prof. Jaya sapaan akarab Prof. Dr. Jayakaran Mukundan.
Para peserta belajar dan mencari kekurangan dari artikelnya untuk disesuaikan dengan aturan penulisan. Dimulai dari penulisan judul, abstrak, metode penelitian hingga persoalan pembahasan dan penulisan kutipan.
Persoalan daftar refrensi juga menjadi sorotan untuk disesuaikan dengan ketentuannya yaitu mengambil sumber refrensi yang terregister dan utamanya mengambil hasil penelitian di jurnal yang terupdate dan disesuaikan dengan fokus penelitian yang dilakukan.
Prof. Jaya dalam bimbingannya meminta agar setiap penulis tidak tergesa-gesa melakukan penilaian terhadap hasil penelitiannya. Peneliti harus objektif dalam mengkaji hasil researchnya di lapangan. "Untuk itu, tunjukkan bahwa tulisan anda bisa dipertanggungjawabkan dan layak untuk dipublikasi," tegasnya.
Via coaching clinik ini, Prof. Jaya meberikan beberapa masukan kepada peserta hingga artikelnya betul-betul layak untuk dipublish. "Menyusun laporan penelitain dalam bentuk artikel harus tegas, jelas dan bisa diterima oleh pembaca yang lain tanpa ada distorsi," terangnya.



