GEMA-The 1st International Conference on Engineering, Technology, and Social Science (ICONETOS) ini kali pertama diadakan di UIN Maliki Malang, Kegiatan yang diketuai LP2M UIN Malang, Dr. Tutik Chamidah, M.Ag, dalam sambutannya menegaskan bahwa sejak dirilisnya Perpres Nomor 8 Tahun 2019 tentang penggunaan bahasa Indonesia menggantikan Perpres Nomor 16 Tahun 2010 patut diapresiasi. Perpres tersebut menekankan bahwa kegiatan yang bersekala internasional yang diselenggarakan di dalam negeri dianjukan untuk menggunakan bahasa Indonesia, Kamis (10/10).
Sehingga, kegiatan seperti ICONETOS seperti ini seyogyanya harus menggunakan bahasa Ibu yaitu bahasa Indonesia. “Maka dari itu, dalam sambutan saya menggunakan bahasa Indonesia saja,” ujarnya.
Perpres tersebut, kata dia, menjadikan landasan diperbolehkannya acara konferensi internasional seperti ini menggunakan bahasa Indonesa, sehingga bagi peserta yang berasal dari luar negeri harus disiapkan transliternya.”Perpres itu bisa optimal jika ada komitmen dari kita untuk melindungi bahasa nasional sebagai lambang identitas negara kita,” paparnya.
Rektor UIN Malang pun turut mengamininya, Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag dalam sambutannya juga menggunakan bahasa Indonesia sebagi bentuk penerapan terhadap Perpres Nomor 8 Tahun 2019 tersebut. “Saya mematuhi Perpres tersebut, sehingga saya sambutan menggunakan bahasa Indonesia saja,” paparnya sembari guyonan.
Dalam sesi paralel, peserta tetap menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia.



