GEMA-Peringatan Dies Natalies ke-58 UIN Maliki Malang dilaksanakan dengan berbagai runtutan acara. Salah satunya adalah Rapat Terbuka Senat Universitas yang diadakan pada Jum’at (25/10).
Rapat ini dibuka dengan pembacaan rentetan prestasi dan target kampus oleh rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. Abdul Haris, M.Ag. Di hadapan ratusan civitas akademika dan perwakilan BAN-PT, Prof. Haris mengumukan akreditasi kampus yang berhasil dipertahankan dengan status A.
“Keberhasilan ini harus disyukuri karena memang tidak banyak perguruan tinggi di Indonesia yang menyandang itu. Dari 58 PTKIN, hanya 7 PTKIN yang memperoleh status akreditasi A. Antara lain yang nilainya terbanyak adalah UIN Maliki,” ungkap Prof. Haris dalam sambutannya.
Di samping itu, Prof. Haris juga menyebutkan target peningkatan kualitas SDM dosen di UIN Malang melalui pengukuhan guru besar. Menurutnya, jumlah guru besar baru di UIN Maliki Malang bertambah secara signifikan selama dua tahun terakhir.
“Selama kurang lebih dua tahun ini, sudah ada 4 guru besar. Dan ini kita syukuri karena 8 tahun sebelumnya, tidak satupun dosen tetap kita memperoleh (status) guru besar ini. Ada 5 lagi yang insya Allah akan dikukuhkan,” lanjut Prof. Haris.
Hal tersebut akan terus dikembangkan dengan menargetkan 23 guru besar pada tahun 2020. Selain itu, kampus juga tengah menargetkan pembukaan 20 program studi baru dan perencanaan program akademik berbasis World Class University.
Reporter: Zahra



