GEMA-10th International Conference on Green Technology berhasil diadakan di Hotel Savana pada Rabu (2/10) hingga Kamis (3/10). Konferensi tahunan Fakutas Sains dan Teknologi UIN Malang tersebut pertama kali diadakan di luar kampus setelah sepuluh tahun.
Jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari 200 peserta dari berbagai cabang ilmu sains. Tak hanya berasal dari Indonesia, peserta juga hadir dari luar negeri, seperti Thailand, Malaysia, hingga Jerman.
Menurut ketua panitia, Rachmawati Ningsih, M.Si, konferensi ini memulung lebih banyak peserta dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun-tahun sebelumnya biasanya diadakan di kampus atau rektorat. Tahun ini, pesertanya lebih banyak. Ya, dengan harapan bisa menjadi bentuk kontribusi terhadap penelitian masalah-masalah lingkungan,” ungkap Rachma.
Tak hanya memberikan wadah pada peneliti-peneliti sekelas akademisi, Fakultas SAINTEK juga memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk berkarya. Total sejumlah 30 mahasiswa ikut serta mempresentasikan poster ilmiah dalam agenda ini. Sejumlah mahasiswa tersebut terjaring dalam Riset Kompetitif Mahasiswa (RKM).
“Ini kolaborasi dengan dosen. Sebenarnya buat skripsi. Cuma karena kebetulan ada RKM ini, saya coba saja, siapa tahu dapat,” jelas Yolanda Sintia Dewi, salah satu mahasiswi jurusan Kimia yang turut dalam kompetisi poster.
Poster-poster karya mahasiswa tersebut rupanya menuai pujian dari pembicara utama. Menurut mereka, karya-karya tersebut sudah cukup bagus untuk dikompetisikan dalam konferensi-konferensi internasional.
Reporter: Zahra



