GEMA-Kampus 3 UIN Maliki Malang sampai saat ini masih melangsungkan pembangunannya. Meski saat ini bangunan gedungnya yang berdiri belum ada 15% dari luas tanahnya yang mencapai 100 hektar. Namun secara bertahap, pembangunan tetap berjalan. Buktinya kemarin, di kampus yang berlokasi di desa Precet, Tlekung Kota Batu itu mengadakan acara closing pembiayaan proyek SBSN dan penandatanganan Prasasti Aset SBSN, Kamis (5/3).
Hadir saat acara Wakil Rektor, Para Dekan dan wakilnya, Direktur dan wakilnya Pascasarjana, Para Kabiro, Para ketua Lembaga, dan ketua SPI serta tamu undangan sivitas akademik di FKIK. Prosesi simbolis penandatanganan Prasasti Aset SBSN dilakukan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementerian Keuangan RI, Dr. Luky Alfirman,S.T., M.A
Dalam sambutannya, Luky Alfirman menindaklanjuti penjelasan yang disampaikan Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si selaku wakil rektor bidang AUPK yang mewakili Prof. Abd. Haris yang sedang berhalangan hadir.
Sekilas Luky memberikan uraian singkat tentang SBSN. Ia mengatakan bahwa SBSN itu singkatan dari Surat Berharga Syariah Negara sebagai bentuk inovasi pembiayaan dari pemerintah. Hal itu merupakan implementasi dari salah satu program pemerintahan Jokowi di periode kedua ini. Kali ini tertuju pada kongkritnya pembentukan SDM unggul dan pembangunan infrastruktur. "Inilah bentuk fokus kita membangun SDM dan infrastruktur sesuai dengan target pemerintahan Indonesia sekarang",tegasnya. Sehingga program atau proyek SBSN itu berhubungan dengan bagaimana cara pemerintah mencapai tujuan dengan segala keterbatasan yang ada di dalam penggunaan APBN.
Selanjutnya, yang berhubungan dengan UIN Maliki yakni kampus berlogo Ulul Albab itu merupakan salah satu PTKIN yang mendapatkan pembiayaan SBSN sebanyak 2x, yaitu tahun 2016 dan 2018. Pembiayaan SBSN tersebut diperuntukkan untuk pembangunan gedung perkuliahan dan laboratorium Fakultas Kedokteran yang meliputi prodi Pendidikan Dokter dan prodi Farmasi.
Diakhir sambutannya, dilakukan penandatangan prasasti aset SBSN dan prosesi pemotongan pita bunga di depan pintu gedung FKIK disaksikan dan didampingi langsung oleh para pimpinan universitas, fakultas, Kabiro dan para kepala unit di UIN Maliki.(ptt)



