GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang merupakan salah satu PTKIN yang mendapatkan pembiayaan SBSN sebanyak dua kali, yaitu tahun 2016 dan 2018. Pembiayaan SBSN tersebut diperuntukkan untuk pembangunan gedung perkuliahan dan laboratorium Fakultas Kedokteran yang meliputi Prodi Pendidikan Dokter dan Prodi Farmasi. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si Wakil Rektor bidang AUPK saat memberikan sambutan sekaligus mewakili jajaran pimpinan universitas dalam agenda closing pembiayaan SBSN di gedung FKIK, kampus 3 UIN Maliki, Batu. Rabu (5/3).
Wakil rektor berparas anggun ini juga menjelaskan tentang dampak positif pembiayaan SBSN di UIN MALIKI Malang. "Alhamdulillah adanya proyek SBSN, kualitas lembaga dan SDM, baik dari sisi dosen maupun mahasiswa UIN Maliki semakin meningkat," ungkapnya.
Secara kelembagaan, UIN MALIKI Malang saat ini menjadi salah satu PTKIN terbaik dan ternama dari seluruh PTKIN di Indonesia. Hal ini terlihat dari kualitas akreditasi institusi dengan nilai A yang sudah dicapai dua kali berturut-turut. Akreditasi perpustakaan yang juga mendapat nilai A, ranking 1 PTKIN versi UNIRANK 2020 dan urutan ke 17 PTN ternama di Indonesia, ranking 2 PTKIN versi Webometric 2019, menjadi salah satu pengelola keuangan BLU terbaik di lingkungan PTKIN 2018 dan 2019, ranking 1 PTKIN dalam bidang good university governance 2019 dan masih banyak lagi prestasi yang dicapai.
Kepercayaan masayarakat dunia juga sangat tinggi, hal ini dapat dilihat dari banyaknya mahasiswa asing yang ada dari berbagai negara. Dari tahun ke tahun peminat calon mahasiswa baru makin meningkat, apalagi dengan adanya Prodi Pendidikan Dokter dan Farmasi. Tahun 2018 terdapat sebanyak 94.820 peminat, tahun 2019 meningkat menjadi 110.389 peminat.
Secara kualitas, para dosen juga semakin meningkat dari sisi kualitas pengajaran, riset dan pengabdian masyarakat. Dosen juga dapat menggunakan laboratorium yang ada di gedung FKIK untuk keperluan risetnya, baik tingkat nasional maupun internasional. Begitu pula dengan mahasiswa, dapat melakukan praktek langsung di laboratorium yang ada di gedung yang dibiayai oleh SBSN tersebut. Sehingga prestasi mahasiswa dalam even-even ilmiah juga sering menjuarai baik di tingkat nasional maupun internasional.
Mengakhiri sambutannya, Ilfi mewakili seluruh pimpinan dan sivitas akademika UIN Maliki mengucapkan terima kasih yang ditujukan kepada pemerintah khususnya Kementrian Keuangan yang telah memberikan perhatian penuh pada dunia pendidikan, dan mengalokasikan anggaran sebesar-besarnya untuk peningkatan kualitas SDM unggul, serta mengalokasikan pembiayaan SBSN untuk peningktn kualitas pendidikan tinggi menuju perguruan tinggi kelas dunia.
"Tanpa kepedulian dan perhatian dari semua elemen bangsa, UIN Maliki akan mampu untuk menjaga fungsinya sebagai perguruan tinggi yang mencetak generasi ulul albab yang dicita-citakan Al-Quran, yang mana merekalah nanti yg akan mnjaga NKRI ini," terangnya.
Terakhir tidak lupa jua, beliau ucapkan terima kasih atas kehadiran Dirjen PPR dan Direktur Pembiayaan Syariah dalam kegiatan closing pembiayaan SBSN pembangunan gedung kuliah dan lab. prodi pendidikan dokter dan farmasi di kampus 3 UIN Maliki.
"Terima kasih, kami akan menjaga dan melakukan perawatan kedua gedung tersebut dengan sebaik-baiknya", ucapnya diakhir sambutan. (ptt).



