PERAN AGAMA DALAM MENGATASI VIRUS CORONA
Abadi Wijaya Senin, 20 April 2020 . in Berita . 45658 views
2707_agama.jpg

Reporter/Foto: Putut Wahyu Hardianto, S.Psi


GEMA-Inisiatif positif Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag seakan tidak pernah berhenti. Apalagi di tengah krisis masyarakat yang sedang terdampak pandemi virus Corona. Buktinya, Rektor asal Lamongan itu masih rutin mengelar diskusi sembari berjemur bersama di halaman depan, samping teras gedung Rektorat.Tema yang diusung, yakni “Peran agama dalam mengatasi virus corona”. Jumat (17/04).
Jika sebelumnya, sudah mengundang narasumber dari kaum berada di kalangan masyarakat Kota Malang, sekarang giliran para pemuka/tokoh agama yang ada di Malang Raya. Mulai dari agama Islam, Kristen, Katholik, Budha dan Konghucu. Mereka yang menjadi narasumber antara lain: pertama H. Ahmad Taufiq Kusuma (Islam), Nugroho Sugiwiyono (Katolik), Pdt. Dr. Stefanus Hadi Prayitno (Kristen), Pandito Hariono (Budha), dan terakhir yakni Bintarto Mulyo, (Konghucu).
Agenda diskusi rutin ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan wabah pandemi covid-19. Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag saat mengawali diskusi menyampaikan bahwa sebenarnya agama memiliki peran yang sangat penting dalam menghadapi masalah wabah pandemi covid- 19.
“Beliau ini (para pemuka agama) adalah representasi dari ajaran agama masing-masing dalam rangka menghadapi virus covid 19 ini, karena dampak virus ini sangat luar biasa," ucap Prof. Haris sapaan akrabnya.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) H. Ahmad Taufik Kusuma menyampaikan dalam penjelasannya bahwa langkah dasar dari pihaknya untuk mencegah virus Corona adalah dengan mengenali secara detail tentang apa pun itu terkait covid-19 melalui informasi dari para dokter, tim medis, dan para ahlinya.
Selanjutnya, tentu secara aspek religius sebagai pemuka agama mengajak para umatnya untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. "Kita tidak boleh terlalu takut tetapi kita juga tidak boleh meremehkannya, jadi intinya jangan sembrono!," tegasnya.
Apabila agama dihubungkan dengan aktifitas umatnya, maka di dalamnya ada yang disebut dengan ibadah. Ibadah merupakan hal yang paling pokok dalam setiap pemeluk agama. Namun adanya virus corona saat ini, kegiatan beribadah terganggu, kemudian hal itu dapat menggagu pula aktivitas keagamaan. Oleh karena virus itu pula setiap umat tidak diperkenankan untuk berkumpul dengan banyak orang. Padahal tidak sedikit di setiap agama memiliki ritual ibadah yang dikerjakan langsung dan bersamaan dengan melibatkan banyak orang di satu tempat peribadatan.
Selanjutnya, masih dijelaskan oleh H. Taufik bahwa seluruh elemen umat agama khususnya di kota Malang bersepakat untuk melangsungkan kegiatan keagamaan di rumah masing-masing. “Kami sepakat seluruh pemuka agama untuk beribadah di rumah saja untuk mencegah penyebaran covid-19 di kalangan masyarakat terutama di Kota Malang,” ungkapnya.
Sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Ketua FKUB, Pemuka agama yang sudah lebih dari Romo di Agama Katolik, Nugroho Sugiyono, juga menghimbau kepada seluruh umat Katolik untuk beribadah dari rumah. "Ibadah kami memang dilakukan secara langsung sehingga sementara ini melakukannya secara online. Oleh sebab itu, akhirnya kami bekerjasama dengan TV Lokal untuk langsung menyiarkan peribadatan di gereja,” ujarnya.
Pendito Harioyono pemuka agama dari umat Budha pun juga menganjurkan pada umatnya agar beraktifitas di rumah untuk mengikuti anjuran dari pemerintah. “Kita semua merenung dan mendoakan dari rumah berharap wabah virus pandemi ini segera berakhir," ungkapnya.
Diskusi yang digelar UIN Maliki ini berlangsung sukses, meskipun ada seorang narsumber belum bisa hadir, yakni pemuka/ tokoh dari agama Hindu yang akhirnya digantikan oleh Wakil Rektor bagian kerjasama, Dr. Uril Bahruddin,M.Ag.
Diskusi ditutup dengan doa dari para pemuka agama yang diundang dengan harapan supaya pandemi covid-19 ini segera berlalu. (ptt)

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up