UIN MALIKI TIDAK INGIN SEPERTI MENARA GADING
Abadi Wijaya Selasa, 14 April 2020 . in Berita . 672 views
2696_ngatiman.jpg

Reporter/foto: Putut Wahyu Hardianto, S.Psi


GEMA-Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Abd. Haris, M.Ag berharap kampus yang ia pimpin tidak seperti Menara Gading. Hal itu ia sampaikan saat berlangsungnya diskusi pagi sambil berjemur bersama di samping teras Gedung Rektorat Ir. Soekarno, kampus I UIN Maliki, Senin (13/4).
Tema diskusi kali ini, "Tanggapan Masyarakat terhadap Covid-19". Narasumber yang di datangkan dari kalangan masyarakat yang profesinya berbeda-beda. Yakni Pak. Slamet, ia adalah tukang becak, Pak. Ngatimin seorang bakul (penjual sate telor). Pak. Kerok berprofesi sopir angkot (jurusan Landungsari-Batu), dan Pak. Alif seorang driver ojek online (ojol).
Pada kesempatan itu, Prof. Haris sapaan akrabnya menginginkan agar UIN Maliki tidak pasif bagaikan Menara Gading. Apalagi saat situasi di masyarakat sekarang ini ikut terdampak wabah virus Corona. Maka, ia pun berharap UIN Maliki selalu terlibat dalam berbagai kasus yang ada di masyarakat. Sehingga kampus yang berlogo Ulul Albab ini bisa berkontribusi membantu meringankan beban hidup masyarakat kecil, khususnya bagi mereka yang memang benar-benar membutuhkan.
"Saya tidak ingin UIN Maliki ini hanya bicara tentang persoalan akademik, tetapi juga harus terlibat dalam mengatasi berbagai masalah yang terjadi di masyarakat," jelas rektor asal Lamongan itu.
Hadir saat acara, para wakil rektor, perwakilan El-Zawa UIN Maliki, para kepala unit terkait dan tamu dari Bank BRI kantor cabang Kota Malang.
Di akhir acara, dilakukan pemberian bantuan langsung kepada para narasumber oleh rektor UIN Maliki sebagai bentuk kepedulian kampus terhadap golongan masyarakat kecil. Setelah itu juga dilanjutkan agenda pembagian bantuan berupa sembako di berbagai wilayah Malang Raya dan sekitarnya. Lokasi yang dituju mulai dari area Merjosari, pasar Dinoyo, Suhat sampai arah pasar Blimbing. Lokasi kedua, langsung dipandu oleh Rektor UIN Maliki, yakni area sekitar stasiun kota Malang. Ketiga, lokasinya adalah area Sukun yang dipandu oleh dr. Christyaji beserta para mahasiswa relawan dari Fakultas Ilmu Kedokteran dan Kesehatan (FKIK) UIN Maliki Malang. (ptt)

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up