Reporter dan Foto: Putut Wahyu Hardianto | Editor: Ajay
GEMA-Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Abd. Haris, M. Ag melakukan peletakan batu pertama atas pembangunan Rumah Tahfidzul Qur'an di atas lahan kampus tiga. Acara yang berlokasi tepat di sebelah timur Masjid Ibnu Sina Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) itu diinisiasi oleh Ikatan Orangtua wali Mahasiswa (IOM) FKIK UIN Maliki Malang. Pelaksanaannya dihadiri dan disaksikan langsung oleh para wakil rektor, dekan FKIK, perwakilan IOM dan pimpinan lainnya yang terkait, Jumat (15/5).
Sesaat sebelum dimulainya acara peletakan batu pertama tersebut, Prof. Haris dalam sambutannya mengungkapkan rasa bersyukurnya atas adanya pembangunan rumah/asrama Tahfidzul Qur'an di kampus III UIN Maliki yang berada di Desa Precet, Junrejo kota Batu tersebut.
Ia pun juga memberikan apresiasi yang tinggi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen yang tergabung dalam IOM FKIK UIN Maliki.
Kemudian orang nomor wahid di kampus berlogo Ulul Albab ini berharap dengan adanya rumah Tahfidzul Quran bagi mahasiswa FKIK mampu memberikan kontribusi positif baik bagi pengembangan lembaga UIN Maliki dan juga kualitas alumninya. "Saya memiliki pemikiran bahwa ke depan para alumni FKIK UIN Maliki tidak hanya menjadi dokter dan apoteker yang ahli dalam profesinya, namun selain itu juga sebagai penghafal Al Qur'an dan mampu berdakwah tentang ajaran Islam yang rahmatallil'alamin," pintanya.
Prof. Haris akhirnya mengajak semua warga dan sivitas UIN Maliki untuk mendukung program pembangunan asrama tersebut. "Ini bagian dari mahakarya kampus tercinta kita, kelak asrama Tahfidzul Qur'an ini juga bisa digunakan sebagai tempat kajian integrasi antara Islam dengan ilmu sains dan teknologi. Itulah ciri khas dan yang membedakan Fakultas Kedokteran di UIN Maliki dengan yang perguruan tinggi lainnya," pungkasnya. (ptt)



