Pewarta & Foto: Putut Wahyu Hardianto | Editor: Ajay
GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang selalu turut aktif mendukung anjuran pemerintah dalam masa pandemi covid-19. Kali ini, terwujud dalam mendampingi kampung tangguh yang akhir-akhir ini bermunculan di kota Malang. Kampung Glintung Water Street (GWS) merupakan salah satu kampung tangguh yang menerapkan upaya penekanan penyebaran covid-19 di wilayah Kota Malang.
Selaras dengan visi dari kampung tangguh tersebut maka sinergitas antara UIN Maliki dengan GWS akhirnya terbentuk. Kedua belah pihak ini pun menerima kunjungan langsung tamu dari Polda Jatim yang diwakili oleh Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) di kampung GWS, Jumat (29/5).
Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag didampingi para Warek dan kepala LP2M terkait saat menyambut Kabaharkam Polda Jatim menyampaikan sekilas tentang konsep qoryah thayyibah bagian dasar pondasi terwujudnya kampung tangguh.
Menurut rektor asal Lamongan ini bahwa konsep tersebut idealnya selaras dengan kampung mandiri yang selain aman juga mampu menyadarkan masyarakat untuk berempati. "Sehingga visinya selain untuk mewujudkan lingkungan yang indah, aman dan mandiri juga menggugah masyarakat bergotong royong saling empati kepada yang lain," harapnya.
Kontruksinya menjadi kampung mandiri qoryah thayyibah kata Prof. Haris, dimulai dari duryah thayyibah yakni keluarga bahagia yang harmonis. "Jika dasarnya terpenuhi maka akan terwujudlah kampung atau desa yang tangguh (qoryah thayyibah)," paparnya tegas.
Selanjutnya, Kabaharkam Polda Jatim, Romdhoni mengapresiasi atas gagasan dari UIN Maliki Malang dalam mensupport terwujudnya kampung tangguh. "Ini sangat bagus, jadi selain mandiri tetapi juga memiliki kesadaran berempati dalam memenuhi berbagai kebutuhan masyarakatnya baik segi kesehatan, ekonomi, pangan dan kesejahteraan," ungkapnya.
Beliau juga meninjau langsung Lumbung Pangan di bidang pertanian, peternakan dan perikanan yang ada di RW 05 Purwantoro sekaligus bercengkrama dengan warga. Selama masa pandemi covid-19 ini, para warga yang mampu, para dermawan dan tak terkecuali UIN Maliki pun ikut memberikan bantuan. Melalui ibu PKK setempat berbagai bantuan dikelola bahkan ada yang disediakan dalam wujud mlijo gratis.
"Nggih Pak,.ini semua gratis bagi yang membutuhkan bisa mengambil secukupnya dan bagi yang mampu bisa menyalurkan bahan makanan semampunya," ujar salah seorang Ibu PKK di situ.(ptt)



