GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengundang para tokoh central di pemerintahan Jawa Timur guna menjadi nara sumber dalam acara Website Seminar(webinar). Para tokoh terebut yakni Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M. Si, kedua Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen. Pol. Dr. H. Muhammad Fadil Imron, M. Si dan yang ketiga adalah Panglima Kodam (Pangdam) V Brawijaya Jawa Timur, Mayjen. TNI. Widodo Iryansyah, S. Sis, M. M. Rabu(3/6).
Acara webinar yang dilakukan secara online ini diselenggarakan di ruang rektor UIN Maliki, Prof. Dr. H. Abdul Haris, M. Ag. Dihadiri langsung oleh para wakil rektor (warek), Kabiro, jajaran dekan, ketua unit-unit terkait dan para staf/karyawan UIN Maliki.
Dalam sambutannya, Prof. Abd. Haris menyatakan bahwa UIN Maliki Malang sebagai salah satu PTN yang ada di Indonesia ingin ikut dan aktif berpartisipasi dalam rangka mengawal, mensukseskan bahkan memberikan edukasi tentang new normal life. Ia juga menegaskan bahwa kampus berlogo Ulul Albab yang pimpin tidak ingin hanya menjadi lembaga pendidikan yang pasif, artinya tidak ikut tergabung dengan persoalan kemasyarakatan. Namun sebaliknya rektor berkacamata asal Lamongan itu berharap agar UIN Maliki selalu aktif dan bisa selalu berkontribusi kepada masyarakat seperti sekarang terutama di masa pandemi covid-19 ini.
Hal tersebut telah terbukti semenjak awal penetapan pemerintah atas pandemi covid -19, UIN Maliki sudah banyak berperan sekaligus memberikan bantuan akibat dampak wabah covid-19, misalnya pembagian hand sanitizer dan masker kepada para mahasantri dan warga kampus, membagikan bok KaVi kepada ponpes dan masjid-masjid di daerah Malang Raya, pembagian sembako dan lain sebagainya.
Selanjutnya, masih kata Prof. Haris bahwa sekarang ini masyarakat akan menyambut adanya new normal live. Oleh karena itu, ia berharap adanya seminar jarak jauh melalui aplikasi zoom meeting kali ini mampu menjadi salah satu media informasi edukasi guna memberikan pandangan atau gambaran kepada masyarakat dalam mempersiapkan diri dan mentalnya menyongsong adanya penerapan standar pola kehidupan baru pasca pandemi covid-19. "Kita ingin mendengarkan paparan dari nara sumber dan ingin menjadikan apa yang disampaikan narasumber menjadi pedoman bagi kita semua, bahkan akan kami sosialisasikan kepada masyarakat", ungkap orang nomer wahid di UIN Maliki. (ptt)



