GEMA-Panitia penerimaan calon mahasiswa baru Jalur Mandiri Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan pelatihan hari kedua bersama 100 penguji, Selasa (25/8). Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. M. Zainuddin, MA. yang menjadi penanggung jawab kegiatan ini mengajak tim penguji untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin. Pasalnya, proses Ujian Mandiri kali ini dilaksanakan secara daring 100%. "Untuk itu, saya berharap semua dewan penguji bisa mengawal jalannya ujian ini dengan tuntas dan penuh dengan tanggung jawab," pintanya.
Setiap penguji, kata Prof. Zain, harus menyiapkan segala yang dibutuhkan agar proses pelaksanaan ujian ini bisa berjalan dengan lancar. "Peserta kali ini akan dinilai melalui empat aspek yaitu portofolio, hasil akreditasi institusi atau madrasah, hasil interview, dan baca tulis al Quran," terangnya.
Masih kata Prof. Zain, UIN Malang menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang melakukan seleksi mandiri dengan mempertimbangkan empat aspek tersebut. Dengan memanfaatkan aplikasi Zoom panitia seleksi bisa melakukan tatap muka secara langsung kepada calon mahasiswa baru. "Ini semua kami lakukan untuk mencari calon mahasiswa yang unggul," terangnya.
Ia pun mewanti-wanti agar jangan ada satu pun penguji yang melakukan percaloan terhadap calon mahasiswa baru. "Mari kita bekerjasama untuk melakukan tes Jalur Mandiri ini dengan kredibel, adil, dan transparan," tutupnya.
Hal senada juga disampaikan langsung oleh Mujtahid,Panitia Jalur Mandiri. Setiap penguji harus memahami empat aspek yang sudah dijelaskan WR I. Hanya saja bagi penguji utama penilaiannya fokus pada interview kompetensi dari calon mahasiswa baru dan melakukan tes baca tulis al Quran. "Semua akan dilakukan dengan sistem daring," ujarnya.
Untuk itu, tambah dia setiap penguji ataupun operator harus memahami teknis ujian online ini, "Siapapun yang sudah diberi tanggung jawab pada saat ujian berlangsung wajib hadir dan tidak bisa diwakilkan," tegasnya kepada seluruh tim penguji yang hadir mengikuti pengarahan di Gedung C lt. 3 tersebut. (aj/nd)



