Penulis: Putut Wahyu Hardiyanto" /> Penulis: Putut Wahyu Hardiyanto" />
IAIN SURAKARTA BELAJAR KELOLA BLU DARI UIN MALANG
Abadi Wijaya Senin, 15 Maret 2021 . in Berita . 888 views
3140_blu.jpg

Penulis: Putut Wahyu Hardiyanto

GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendapatkan kunjungan tamu dari IAIN Surakarta. Kedatangan tamu yang berjumlah 22 orang tersebut disambut ramah oleh Rektor UIN Maliki beserta segenap pimpinan lainnya di ruang Rektor Lt. 1, Gedung Ir. (HC) Soekarno. Selain bersilaturahmi, mereka juga  studi banding pengelolaan perencanaan dan keuangan berbasis BLU, dan juga Pengembangan Bisnis serta persoalan pengelolaan  Remunerasi di UIN Maliki Malang. Senin(15/3) 

Di awal sambutan, Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Abd. Haris, M. Ag mengucapkan selamat datang kepada para tamu yang hadir. Didampingi oleh wakil rektor bidang AUPK, Dewan Pengawas(Dewas), Kabiro AUPK, Ketua LPM dan para kepala Unit terkait, Profesor asal Lamongan itu juga mengucapkan terimakasih atas kunjungan dari IAIN Surakarta. 

Selanjutnya, Prof. Haris sapaan akrabnya juga merasa bersyukur bahkan tidak segan-segan membuka pintu akses bagi siapa pun terutama IAIN Surakarta yang ingin belajar bersama di UIN Maliki terkait pengelolaan BLU. "Alhamdulillah, kita bisa bertemu di sini dalam rangka saling ngasih informasi terkait BLU dan saya yakin pastinya nanti tidak hanya itu ( BLU, -red) saja yang akan Bapak Ibu sekalian pelajari dari kami, " ucapnya sambil tersenyum. 

Oleh karena itu, Prof. Haris bersedia memberikan apa saja yang terbaik dari kampus yang ia pimpin jika memang itu dibutuhkan oleh IAIN Surakarta. "Saya berpikir apa pun yang terbaik dari UIN Maulana Malik Ibrahim bisa diambil dan semuanya akan kami berikan, " jelasnya. 

Sementara itu, Prof. Dr. Mudofir, M. Pd selaku Rektor IAIN Surakarta merasa tersanjung dan mengucapkan terimakasih atas sambutan hangat dari tuan rumah. Ia pun menjelaskan kronologi perubahan status kampus yang ia pimpin dari satker menuju Badan Layanan Umum (BLU). Menurutnya, IAIN Surakarta sebagai bakal calon menjadi UIN Raden Mas Said itu perlu menyiapkan berbagai keperluan terutama terkait kelengkapan dan perbaikan berkas BLU yang telah diajukan ke pusat. Oleh karena itu, kunjungan tamu dari IAIN Surakarta tersebut tidak lain ingin berguru dan belajar dari UIN Maliki tentang BLU meliputi manajemen sampai pada remunerasi, dsb. "Tim BLU kami nanti secara teknis akan belajar dari Wakil Rektor Bidang AUPK dan Pak. Slamet (Dewas)," ungkapnya. Hal tersebut selanjutnya akan dijadikan patokan atau landasan perbaikan yang disarankan oleh tim BLU di Jakarta. 

Lanjut Prof. Mudofir pun setuju dengan pernyataan dari Prof. Haris di awal sambutannya karena tidak hanya soal BLU namun ada beberapa hal lainnya yang ingin mereka pelajari dari UIN Maliki, antara lain pengembangan lembaga terkait pembukaan prodi-prodi umum, peningkatan SDM dan perolehan prestasi yang telah diraih UIN Maliki di berbagai bidang. 

Sesaat sebelum tim tamu dari IAIN Surakarta bergegas menuju unit-unit terkait untuk pembelajaran secara teknis, maka mereka diberikan kesempatan oleh Prof. Haris untuk berkunjung ke perpustakaan pusat UIN Maliki Malang. "Perpustakaan kita ini bagus dan sudah diakui oleh dunia, jadi silahkan Bapak Ibu ke sana dahulu, " pintanya dengan bangga. (ptt).

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up