HUMAS-Prosesi wisuda periode II tahun 2022 berjalan khidmat, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA dalam arahannya mengajak seluruh wisudawan untuk terus berkontribusi demi kemajuan bangsa melalui disiplin keilmuannya masing-masing. Rektor juga merasa bangga dan menyampaikan terima kasih kepada para wisudawan tentang capaian inovasi akademik dan prestasi yang diraih UIN Maliki Malang ini, Kamis (31/3).
Prof. Zain begitu sapaan akrab rektor UIN Maliki Malang ini menjelaskan tentang berbagai layanan akademik yang inovatif dengan menyediakan tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan yang berkualitas tidak hanya kompeten di ranah hard skil namun juga soft skill. Profesor asal Bojonegoro ini pun memaparkan data tentang Tenaga pendidik (dosen) yang berjumlah 758 orang dan Tenaga Kependidikan (Pegawai) sebanyak 440 orang. Tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan itu kemudian bersinergi untuk memberikan layanan terbaik pada kurang lebih 18.808 mahasiswa pada level Sarjana, Magister dan Doktor di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pengembangan dan pelayanan optimal juga ditujukan di bidang kemahasiswaan diantaranya pengembangan akademik, olah raga dan seni. Upaya itu menurutnya dapat menghasilkan berbagai prestasi mahasiswa baik di tingkat Nasional maupun Internasional diantaranya juara Umum 3 Ajang Olimpiade Agama, Sains dan Riset PTKI se Indonesia (FKIK), World International Innovation Competition-World Invention Intelectual Property Association (WIIPA) organized by TUMMIAD Turkey (FKIK), Duta Nasional Kominfo dalam Gerakan Nasional Literasi Digital (FITK), Juara 1 Kompetisi Olimpiade Akuntansi Nasional (Fakultas Ekonomi), Duta Kebudayaan Indonesia (Fakultas Syariah/hafidhah Qur’an)), International Competitive Programming Competition (Fakultas Sain dan Teknologi), Unisi Arabic Debating Championship (UADC) se-ASEAN (Fakultas Humaniora). "Selain itu juga meraih prestasi Indonesia Inventors Day oleh Fakultas Psikologi," paparnya.
Prof Zain melanjutkan, pengembangan akademik juga dilakukan melalui program pemberian beasiswa, di antaranya dari Kementerian Agama, Qatar Charity, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Yayasan Supersemar, Muassasah Waqf al-Islamy dari Riyad, Gudang Garam. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Perbankan dan juga dari kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sendiri.
Mengakhiri sambutannya, Profesor ahli di bidang sosiologi Agama ini berharap pengembangan kampus yang dipimpinnya saat ini dapat berperan dalam mewujudkan peradaban bangsa Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.(ptt)



