HUMAS-Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas atau dikenal sebagai Gus Yaqut memonitoring langsung jalannya ujian SSE UM-PTKIN 2022. Meski UM-PTKIN tahun ini dilaksanakan secara online hal ini demi kebaikan bersama. Pasalnya, pemerintah pusat berdasarkan arahan dari satgas Covid menilai bahwa Covid-19 belum sepenuhnya hilang. Selasa (14/6).
Apalagi, kata dia, isu terbarunya muncul varian baru yaitu R.1. "Oleh sebab itu, PTKIN tidak boleh teledor dan saya minta tetap waspada dengan menjaga prokes," pintanya.
Selain itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Agama menyampaikan terima kasih kepada para rektor dan panitia atas suksesnya penyelenggaraan seleksi nasional jalur UM-PTKIN ini, semoga kedepan SSE UM-PTKIN ini bisa memberikan langkah mudah bagi calon mahasiswa baru PTKIN dalam menentukan pilihannya. "Mudah-mudahan ini bisa menjadi best smart, dan kita tahu bahwa kemajuan teknologi seperti ini tidak bisa ditolak, dan di tahun yang akan datang insyaallah kita akan tetap menggunakan sistem seleksi seperti ini," terangnya.
Selain itu, Gus Menteri sapaan akrabnya meminta panitia UM-PTKIN melakukan evaluasi dan perbaikan mekanisme dan sistem UM-PTKIN, sehingga seleksi jalur ini bisa menyerap lulusan Madrasah Aliyah dan pesentren dengan maksimal. Tidak hanya itu, kalau bisa UM-PTKIN ini bisa menerima calon mahasiswa lulusan dari SMA dan SMK. "Semoga ke depan PTKIN tidak dijadikan pilihan alternatif bagi lulusan MA dan pesantren. Akan tetapi, menjadi pilihan utama khususnya dari kalangan SMA dan SMK bisa 100 persen masuk ke PTKIN," pungkasnya.



