JELANG UJIAN SSE UM-PTKIN, PESERTA DIMINTA PATUHI ATURAN
Abadi Wijaya Rabu, 8 Juni 2022 . in Berita . 642 views

 

3836_cbt.jpg

HUMAS-Panitia lokal (Panlok) penerimaan mahasiswa baru jalur UM-PTKIN menggelar uji coba pelaksanaan seleksi masuk perguruan tinggi yang dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut dan berakhir Kamis (9/6).

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag turut memantau langsung proses uji coba Sistem Seleksi Elektronik (SSE) di ruang rapat gedung Rektorat Lt.3. Menurut guru besar bidang studi Islam ini, Panlok UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sudah sangat siap untuk pelaksanaan UM-PTKIN 2022 ini. "Sarana dan prasarana pendukung ujian berbasis CBT ini sudah siap termasuk persoalan jaringannya," terangnya.

Uji coba seleksi UM-PTKIN yang diikuti 58 PTN di seluruh Indonesia ini tentu untuk mengukur kemampuan dan kekurangan dari aplikasi yang disiapkan oleh panitia pusat. "Semoga saat pelaksanaan ujian nanti koneksi jaringan SSE ini bisa stabil sehingga pelaksanaan ujian bisa berjalan dengan lancar dan mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas," harapnya.

3837_pengawas.jpg

 Sementara itu, Kabag AAKK Imam Ahmad menjelaskan bahwa hari pertama uji coba SSE tahun ini berjalan lancar meskipun ada beberapa kendala, namun hal itu bisa segera diatasi dan proses uji coba seleksi UM-PTKIN bisa berjalan lancar. 

Dalam sehari, kata Imam, peserta dibagi menjadi tiga sesi dan dalam setiap sesi terdiri dari 15 ruang dengan kapasitas 20 peserta. "Di sesi hari pertama ini dari 300 peserta yang absen jika diambil rata-rata di setiap ruang ada empat orang," terangnya.

Imam Ahmad menjelaskan di sesi kedua ada enam ruang dengan total peserta 120 calon mahasiswa baru dan yang tidak hadir hanya tiga orang saja. "Hal ini menunjukkan bahwa uji coba pelaksanaan UM-PTKIN secara online ini ada peningkatan jika dibanding sesi pertama," jelasnya.

Saat ditanya soal kendala, Kabag AAKK yang hobi bershalawat ini tidak menampik bahwa pelaksanaan uji coba SSE ini masih dinilai mengalami persoalan yang wajar-wajar saja, diantara kendala yang terjadi ada peserta yang belum terbiasa dengan Computer Based Test (CBT) karena panitia pusat terus melakukan pengembangan sistem sehingga perlu diuji cobakan dulu sebelum pelaksanaan tes UM-PTKIN berlangsung. "SSE ini perlu diuji coba dulu karena ada hal baru, fitur baru yang dikembangkan untuk melihat sistem keamanan dan kemampuan servernya," ungkapnya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, peserta UM-PTKIN yang memilih kuliah di UIN Malang sebagai pilihan pertama ada 1887 calon mahasiswa, sementara total keseluruhan ada 9908 pendaftar. "PAI menjadi Prodi dengan peminat terbanyak yaitu 616 peserta, Perbankan Syariah 459 peserta, Ahwal Alsyakhsiyah 320 peserta," ungkap Imam.

Bapak dari tiga anak ini berharap saat ujian yang dijadwalkan tanggal 14-16 Juni 2022 seluruh peserta bisa tertib dan tidak melanggar mekanisme aturan yang sudah ditetapkan oleh panitia nasional, utamakan kejujuran dan sikap sportifitas yang tinggi sehingga mereka bisa lulus ujian UM-PTKIN ini dengan baik. "Untuk pengawas ujian bisa sabar tetap menjaga komunikasi inten dengan koordinatornya masing-masing, sehingga jika ada kendala bisa segera teratasi dengan baik," harapnya

 

 

 

 

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up