HUMAS-Membangun sinergi antar lulusan Madrasah Aliyah berprestasi dengan Peguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terus dilakukan oleh Kanwil Kemenag Jawa Timur, salah satu langkah yang diambil menjalin kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PTKIN se Jatim, Senin (13/6).
Penandatanganan MoU antara Kawil Kemenag Jatim dengan Tujuh PTKIN se Jatim ini dilakukan di ruang lobi rektorat lt.1. Tujuh perguruan tinggi tersebut yaitu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, UIN Kiai Haji Achmad Siddik Jember, IAIN Kediri, IAIN Ponorogo, dan IAIN Madura.
Upaya kerjasama ini dilakukan dalam rangka pengembangan PTKIN dalam mengimplementasikan terwujudnya kampus merdeka/merdeka belajar agar apa yang diharapkan oleh pemerintah bisa tercapai dengan baik.
Sebagai tuan rumah, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA berharap MoU ini bisa memberikan banyak manfaat terhadap perkembangan PTKIN, khususnya bagi madrasah dan pesantren.
Input PTKIN seyogyanya memang berasal dari kalangan mahasiswa yang backgroundnya dari kalangan pesantren sehungga proses pendalaman keilmuan keagamaan akan lebih mudah. "Sudah seharusnya Madrasah Aliyah dan pesantren harus mampu bersaing dengan mereka yang dari SMA," terangnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Kanwil Kemenag Jatim, Santoso dalam pernyataannya menegaskan bahwa saat ini lulusan Madrasah Aliyah perlu diakomodir dan diarahkan untuk melanjutkan di perguruan tinggi. Tentunya, dibutuhkan kerjasama dengan PTKIN agar lulusan MA ini terserap. "Untuk itu melalui MoU ini diharapkan bisa memberikan langkah positif agar lulusan MA bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi yang berkualitas," harapnya.
Santoso meminta kepada semua rektor yang hadir agar bisa mengakomodir lulusan MA demi menyiapkan generasi bangsa kedepan lebih baik, karena sejatinya keberadaan PTKIN ini bisa memberikan ruang seluas-luasnya bagi lulusan MA ataupun pesantren. "Semoga, MoU ini bisa memberikan langkah positif dalam mewujudkan tri dharma perguruan tinggi," pungkasnya.



