HUMAS -Pelaksanaan standarisasi kelas Hybrid learning dan ICLC ( Internasional Cyber Learning Class) khusus mata kuliah program MBKM di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang akan dilaksanakan secara hybrid. Salah satu program tersebut menyangkut soal program pertukaran pelajar antar PTKIN. Kamis (28/7).
Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag menjelaskan bahwa pelaksanaan kelas hybrid khususnya pertukaran pelajar insyaAllah mulai semester ganjil ini akan direalisasikan, hal ini tentu membutuhkan dukungan dan kerjasama dari masing-masing fakultas dan prodi yang ada di UIN Maliki Malang. "Melalu program pertukaran pelajar ini diharapkan semua mahasiswa bisa lebih mudah dalam mengambil matakuliah sesuai dengan profesi dan keilmuannya masing-masing," harapnya.
Soal mekanisme pelaksanaannya, mantan Dekan Fakultas Syariah ini menegaskan bahwa pelaksanaan pertukaran pelajar antar kampus PTKIN ini akan dilaksanakan secara online, sehingga diharapkan hal ini bisa mempermudah pelaksanaannya dan tentunya akan menghemat waktu dan biaya. "Namun, masing-masing prodi S1 maupun Pascasarjana harus menyiapkan segala sarpras yang dibutuhkan untuk menunjang lancarnya program tersebut," paparnya.
Selain itu, UIN Malang juga sudah bekerja sama dengan Indonesia Cyber Education (ICE) untuk menyiapkan segala kebutuhan dan mekanisme pelaksanaannya, untuk itu mohon dukungannya agar proses pelaksanaan program MBKM ini bisa terwujud dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan bersama. "Semoga dengan adanya hybrid learning ini UIN Maliki Malang bisa semakin maju dan berkembang menuju kampus unggul dan bereputasi internasional," pungkasnya.



