HUMAS-Dharma Wanita Persatuan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti Webinar Kesehatan Nasional yang diselenggarakan DWP Kemenag RI secara virtual dengan tajuk Tes Iva (Inspeksi Visual Asetat) dan Sadanis (Pemeriksaan Payudara Klinis) gratis sebagai upaya deteksi dini wanita Indonesia bebas kanker serviks dan payudara. Rabu (10/8).
Turut Hadir Penasihat DWP Kementerian Agama Kota Malang Dr. Muhtar Hazawawi, M.Ag dan Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Prof. Umi sapaan akrabnya sangat berterimakasih kepada DWP UIN Maliki Malang, Kota Malang, hingga DWP Pusat Kemenag RI yang telah menggelar kegiatan penting berupa tes Iva dan Sadanis secara gratis ini.
Prof. Umi menilai bahwa kegiatan seperti ini sudah sepatutnya dilaksanakan secara rutin agar bias menjaga kesehatan alat reproduksi perempuan. Pasalnya, Allah SWT telah memberikan anugrah berupa alat reproduksi kepada perempuan agar selalu dijaga kesehetannya sehingga mampu memberikan generasi yang unggul untuk bangsa ini. “Selain itu, kegiatan ini juga untuk menyadarkan perempuan akan pentingnya menjaga kesehatan alat kewanitaannya,” paparnya.
Menjaga kesehatan alat reproduksi tentu sama dengan menjaga calon generasi yang sehat, jika alat reproduksinya sehat insyaallah generasinya akan sehat. Untuk itu, kaum perempuan harus terus diberi edukasi akan pentingnya menjaga kesehatan alat reproduski tersebut.
Perempuan, tambah dia, selalu menjadi pilar utama bangsa ini, generasi yang unggul tentu dibutuhkan ibu yang sehat baik jasmani maupun rohaninya. “Semoga Iva dan Sadanis ini bias menumbuhkan kesadaran kita dalam menjaga kesehatan dan generasi selanjutnya,” ajaknya.
Sementara itu, Penasihat DWP Kementerian Agama Kota Malang Dr. Muhtar Hazawawi, M.Ag dengan tegas memberikan dukungan sepenuhnya kepada DWP dalam menjaga dan mengedukasi melalui program tes Iva dan Sadanis gratis ini. Bapak berbadan kekar ini menyadari bahwa peran ibu untuk menyiapkan generasi emas dibutuhkan calon ibu yang sehat lahir maupun batin. “Saya yakin generasi sehat dimulai dari ibu yang sehat,” tegasnya.
Untuk itu, tambah dia, ibu-ibu DWP perlu menumbuhkan kesadaran bahwa seorang wanita itu sangat berharga, dengan kegiatan ini diharapkan tidak ada lagi mindset bahwa melakukan tes Sadanis maupun tes Iva adalah sesuatu yang menakutkan. Justru, harus menjadi kebutuhan demi keberlangsungan kesehatan alat reproduksi kaum hawa. “Menjaga kesehatan alat reproduksi sama halnya memberikan penghormatan diri dengan cara memperhatikan kesehatan kita,” terangnya.
Mari support bersama program DWP Kemenag RI ini dalam meningkatkan mutu kesehatan ibu dengan cara edukasi dan menggelar tes Iva dan Sadanis gratis ini. “Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua, Amiin.,” doanya.



