HUMAS-Tidak seperti biasanya, suasana kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang hari ini ramai pengunjung. Terlihat lalu lalang datangnya kendaraan dari berbagai daerah yang didominasi mobil pribadi keluar masuk di area kampus yang berlogo Ulul Albab di Kota Malang ini. Hal itu terjadi dan tidak bisa dihindari karena inilah hari pertama datangnya para mahasiswa baru yang juga merupakan mahasantri di Ma'had Sunan Ampel Al-'Aly (MSAA). Berbagai tahapan dalam manajemen/pengelolaan persiapan terkait datangnya mahasantri semua sudah "ON", mulai dari penyambutan, registrasi ulang, pemeriksaan berkas hingga sampai para mahasantri tersebut masuk menuju ma'hadnya masing-masing. Rabu(10/8)
Menurut Kepala Biro Administrasi, Umum, Perencanaan dan Keuangan (Karo AUPK) UIN Maliki Malang, Dr. Ahmad Hidayatullah, M.Pd bahwa penting adanya sistem manajemen atau pengelolaan datangnya mahasantri. Hal itu dikarenakan dua aspek,yakni pertama dengan memperhatikan situasi dan kondisi yang saat ini masih dalam masa pandemi sehingga Pak Karo begitu sapaan akrabnya ini mengimbau agar semuanya mematuhi protokol kesehatan.
Selanjutnya untuk mendeteksi dan mengidentifikasi sedini mungkin terkait covid-19 maka para mahasantri yang akan masuk ma'had harus melalui proses screening yang dilakukan oleh tim kesehatan atau nakes kampus. "Hal ini dilakukan demi menjaga dan menjamin kesehatan para mahasantri saat masuk di Ma'had nantinya," terangnya.
Kedua, melakukan suatu metode dalam menciptakan suasana yang nyaman lalu melakukan pengkondisian terhadap para mahasantri untuk tinggal di ma'had. "Jadi sebisa mungkin dengan cara yang tepat dan segera mengkondisikan para mahasantri yang juga merupakan mahasiswa baru itu agar nyaman tinggal di Ma'had hingga nanti tiba waktu belajar mengikuti perkuliahan di kampus ini, " jelasnya.(ptt)