PROF. DINN: HYBRID LEARNING BISA JADI SOLUSI
Abadi Wijaya Jumat, 12 Agustus 2022 . in Berita . 504 views

 

4177_prof-dinn.jpg

HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai lembaga pendidikan tinggi tingkat sarjana, magister dan doktoral tentu dituntut harus terus berkembang dan berinovasi dalam persoalan pembelajaran, penelitian hingga pengabdian kepada masyarakat. Jumat (12/8).

Khusus masalah pembelajaran, kampus berlogo ulul albab ini terus berupaya meningkatkan mutu kurikulum berbasis reguler hingga internasional. Kurikulum kelas internasional pada program regular menggunakan bahasa internasional sesuai standar pendidikan pada lembaga akreditasi internasional atau berbasis outcome based learning (OBE).

Untuk memantapkan pengembangan kurikulum internasional, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag mengundang langsung Prof. Dr. Dinn Wahyudin, M.Si dari UPI Bandung sebagai narasumber dalam workshop pengembangan kurikulum hybrid learning dan internasional cyber learning class.

Prof. Dinn sapaan akrabnya dalam paparan materinya menjelaskan bahwa seyogyanya pengembangan kurikulum berbasis hybrid learning itu harus mampu menguatkan iman dan taqwa para pendidik maupun anak didiknya. "Ini tujuan utama pendidikan yang sebenarnya," paparnya.

Untuk itu, Prof. Dinn meminta setiap mata pelajaran yang dikembangkan jangan hanya fokus pada ranah knowledge saja akan tetapi juga harus dikuatkan di aspek kompetensi spiritualnya juga. "Meskipun pembelajaran di kampus itu memilki empat opsi pembelajaran mulai dari pembelajaran langsung, maya, mandiri dan kolaboratif. Akan tetapi, tujuan utama pembelajaran itu sendiri jangan sampai diabaikan," pesannya.

Kebijakan apapun, kata dia, tentu selalu diawali dengan adanya regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah, misalnya saja adanya pembelajaran model e learning ini, dan semua ini demi tercapainya efektivitas dalam pembelajaran bagi mahasiswa. Pembelajaran itu sendiri ada yang bersifat synchrounus dan asynchronousi. "Komunikasi sinkron merupakan komunikasi pembelajaran yang dilakukan dengan sistem komunikasi real time. Sedangkan komunikasi asinkronus adalah komunikasi pembelajaran yang dilakukan dengan tidak serempak, yaitu melalui media perantara," jelasnya.

 

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up