UIN MALANG MoU DENGAN KPU RI HINGGA GELAR KULIAH TAMU
Abadi Wijaya Jumat, 26 Agustus 2022 . in Berita . 371 views

 

4265_ttd.jpg

HUMAS-Ketua Komisi Pemilihan Umum RI Hasyim Asy'ary, S.H., M.Si., Ph.D hadir memberikan kuliah tamu dengan tajuk  "Pendidikan dan Pendewasaan Politik Bagi Mahasiswa dalam mewujudkan Penyelenggaraan Pemilu 2024 yang Berintegritas" ini sekaligus dilakukan penandatanganan nota kerjasama atau MoU antara KPU RI dengan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, disaksikan para pimpinan dan sivitas akademika yang berlangsung meriah di Aula Rektorat Lt.5. Juma'at (26/8).

Sebelum kuliah tamu berlangsung, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA menyampaikan bahwa UIN Maliki Malang saat ini memiliki 8 Fakultas dengan 48 program studi dan tiga ribu lebih mahasiswa UIN Maliki Malang hafal Alquran. Mahasiswa penghafal Alquran ini di bawah bimbingan lembaga HTQ ini diharapkan bisa menjadi calon pemimpin bangsa ini kedepan. "Pemimpin bangsa yang sekaligus hafal Al-Qur'an insyaAllah akan hadir dari UIN Maliki Malang," tegasnya sembari disertai aplaus dari audien yang memenuhi kursi di ruangan aula tersebut.

4266_peserta.jpg

Selain itu, tambah dia, UIN Maliki Malang merasa bahagia bisa melakukan kerjasama dengan KPU RI yang diketuai Hasyim Asy'ary, S.H., M.Si., Ph.D semoga kedepan pelaksanaan proses pemilihan umum bisa berjalan sukses dan tidak ada halangan apapun, sehingga dapat mengusung pemimpin yang memiliki integritas yang tinggi. "Sehingga Indonesia kedepan menjadi negara yang bermartabat dan bisa menjadi pionir dunia," harapnya.

Pak Hasyim, sapaan akrab Hasyim Asy'ary, S.H., M.Si. ini Ph.D mengajak mahasiswa UIN Maliki Malang untuk tidak hanya cerdas secara intelektual saja. Akan tetapi, juga kaya akan pengalaman di lapangan, sehingga lulus memiliki kama puan secara kognitif, logis dan kritis bisa dimiliki. "Jadi jangan pernah mengaku pernah kuliah di UIN Maliki Malang jika lulusannya tidak mampu kritis dan berfikir logis," tegasnya.

Menjadi mahasiswa itu harus memiliki knowladge atau ilmu yang lebih, pasalnya mahasiswa yang dikenal sebagai agen perubahan tentu harus memiliki nalar kritis yang semuanya itu di dapat dan dipelajari selama kuliah. "Asah kemampuan adik-adik mahasiswa untuk memiliki publik speaking yang baik. Karena itu penting untuk berhadapan dengan masyarakat," terangnya.

Selain itu, tambah dia, mahasiswa harus memiliki kemampuan menulis. Saking pentingnya menulis, sejarah membuktikan bahwa kekuatan tulisan itu sangat dahsyat sekali dalam memberikan perubahan dan warna di negeri ini. "Ayo, selain belajar kritis dan logis, kemampuan menulis juga sangat penting sekali untuk dikuasai," pesannya.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up