HUMAS-Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA menjadi pembina upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967, Sabtu (1/10).
Peringatan kesaktian Pancasila ini terjadi setelah Peristiwa Gerakan 30 September yang lebih dikenal sebagai G30S atau G30S/PKI. Untuk itu, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika UIN Maliki Malang untuk mengenang hari nasional bersejarah ini dengan cara tetap menjaga komitmennya sebagai bangsa Indonesia yang selalu memegang teguh Pancasila sebagai dasar ideologi NKRI yang telah dipertahankan oleh para syuhadak dan para pejuang yang rela berkorban dan syahid demi menegakkan kemerdekaan RI ini. "Oleh karena itu perlu kita peringati perjuangan para syuhadak ini dengan cara menggelar upacara nasional dan mengamalkan pancasila sebagai dasar idelogi negara kita tercinta," tegasnya.
Prof. Zainuddin menambahkan, sebagai generasi bangsa harus bisa memelihara dan mempertahankan ideologi pancasila itu, karena memelihara dan mempertahankan itu lebih berat," pesannya.
Pancasila ata beliau, menjadi ideologi yang sangat tepat untuk bangsa Indonesia saat ini dan yang akan datang. Mengamalkannya sebagai wujud dan komitmen terhadap NKRI. Indonesia sebagai negara yang penuh dengan keadilan dan keanekaragaman suku, maka tidak ada pilihan lain lagi selain Pancasila dan tidak ada usaha untuk menggantikan dengan ideologi yg mengakibatkan disharmoni. "Pancasila sebagai dasar ideologi negara dan menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga dan mengamalkannya," pungkasnya.



