MAHASISWA-MAHASISWI FAKULTAS HUMANIORA DAMPINGI PESERTA I-YES DARI 12 NEGARA
Abadi Wijaya Selasa, 15 November 2022 . in Berita . 467 views
4683_fakultas-humaniora-uin-malang.jpg
Peserta I-Yes 2022 saat berfoto bersama dengan Dosen dan mahasiswa pendamping program dari Fakultas Humaniora

 

HUMAS-Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memulai rangkaian International Youth-Enhancing Study (I-Yes). Program yang akan dilaksanakan selama seminggu di Fakultas Humaniora itu, bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap melalui perspektif inklusif.

Program skala Internasional tersebut telah dibuka oleh Rektor UIN Malang Prof. Dr. H. M. Zainuddin, M.A pada Senin (14/11) lalu. Whida Rositama, M.Hum selaku ketua pelaksana I-Yes mengatakan kegiatan tersebut akan banyak berfokus pada pengenalan budaya Indonesia pada seluruh peserta. "Juga berbagi kebudayaan antara peserta. Harapannya juga dapat membantu meraih tujuan UIN Malang World Class University," ucap Dosen Fakultas Humaniora tersebut.

4684_fakultas-humaniora-uin-malang.jpg
Whida Rositama, M.Hum saat memberikan sambutannya pada kegiatan I-Yes 2022 di Home Theater Fakultas Humaniora

 

Uniknya, 12 peserta dari 12 negara tersebut diwajibkan untuk menggunakan bahasa Indonesia selama program berlangsung. Namun, mereka tetap didampingi oleh mahasiswa-mahasiswi Fakultas Humaniora agar mempermudah komunikasi saat berjalannya program. Mereka adalah Sri Ayu Belladona, Nurul Izzah Az Zahra, Naila Ilma Fahmadia, Ismail Marjuki, Alif Zakaria, dan Muhammad Hasbi Asshidiqi yang terpilih menjadi pendamping peserta I-Yes ini.

Lebih lanjut, Sri Ayu Belladona salah satu pendamping melihat kegiatan ini sebagai sarana mahasiswa untuk bersinggungan lebih dekat dengan dunia Internasional. Ia juga tak memungkiri peserta dampingannya mengalami kendala dalam berbicara Bahasa Indonesia karena belum terlalu menguasainya.

4685_fakultas-humaniora-uin-malang.jpg
Peserta I-Yes 2022 dengan didampingi mahasiswa pendamping saat melakukan campus tour di area UIN Malang

 

"Seru ya, bisa sharing sama para peserta. Selama program ini mereka wajib berbahasa Indonesia dan beberapa di antara mereka kemampuan berbahasa Indonesianya masih terbatas. Hal itu untuk pendamping jadi challenge tersendiri untuk membantu mereka mengetahui beberapa kosa kata baru," ujar Donna, mahasiswa Sastra Inggris angakatan 2020 tersebut. 

Ratsimandresy Neçiah Fahombiazana, peserta asal Madagaskar di akhir tour kampus memuji keindahan kampus Ulul Albab ini. Ia juga mencoba untuk berbahasa Indonesia dengan dampingan dari Donna. "Kampus kamu besar dan cantik sekali," ungkapnya dengan terbata-bata. (acg)

Editor : Adam Chesar Gunawan

 

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up