HUMAS-Tak henti-hentinya Fakultas Humaniora selalu melangsungkan agenda demi agenda spektakuler. Setelah sukses mengundang perwakilan 12 negara di dunia pada acara International Youth Enchancing Study (I-Yes 2022) bulan lalu, Fakultas Humaniora kembali memberi gertakan baru, kali ini di bawah komando penyair Arab Internasional, Dr. Halimi Zuhdy. Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Humaniora pun sukses menyelenggarakan "Temu Penyair Muda" dengan panggung pembacaan 99 syair Arab yang diikuti oleh 100 penyair muda pada Jumat (16/12).
Dr. Halimi Zuhdy turut mengungkapkan kegembiraan dan ketakjuban terhadap gelaran yang melibatkannya. "Ini merupakan perhelatan pertama kalinya di Indonesia yang melibatkan 100 penyair muda dan membacakan 99 syair Arab dari zaman jahiliyah hingga masa modern", pungkasnya.
Panggung penyair ini merupakan bagian dari rentetan kegiatan bahasa di Fakultas Humaniora dalam rangka menyambut hari bahasa Arab Internasional pada 18 Desember mendatang. Selain itu, acara ini bertujuan untuk menumbuhkan syiar bahasa Arab bagi seluruh mahasiswa Indonesia dan khususnya mahasiswa Bahasa Arab, baik pendidikan maupun sastra di UIN Malang.
Acara yang mengangkat tema Qahwa wa Syiir (Kopi dan Puisi) ini telah berhasil mengundang perhatian seluruh sorot mata yang berlalu lalang di depan Fakultas Humaniora. Pasalnya pentas puisi yang dikemas dengan nuansa cafe ini, menjadi daya pikat tersendiri bagi para mahasiswa milenial.
"Kegiatan ini merupakan pengalaman baru bagi saya, karena di momen ini saya bisa langsung berbincang dengan penyair Internasional, Ustadz Halimi Zuhdy. Sekaligus bisa belajar lebih banyak perihal penghayataan syair,” ujar Ramadhan, salah satu peserta Temu Penyair Muda Humaniora 2022.
Perhelatan syair Arab ini ditutup dengan kolaborasi pembacaan syair serentak oleh mahasiswa dan dosen Fakultas Humaniora dengan membacakan sebait puisi karya para penyair dari Humaniora. (Na/Fer)
Pewarta: Ihwanarotama Bella Indriasandi
Editor: Ferika Sandra



