PROF. SANI "TIDAK ADA HASIL PENELITIAN YANG JELEK JIKA DIPUBLIKASIKAN DI JURNAL NASIONAL MAPUN INTERNASIONAL
Abadi Wijaya Selasa, 31 Januari 2023 . in Berita . 600 views
5134_fgda.jpg

 

HUMAS UIN MALANG-"Tidak ada hasil penelitian yang jelek, termasuk Skripsi, Tesis, maupun Disertasi, kalau hasil tersebut dijadikan artikel dan di publikasikan di jurnal nasional maupun internasional," demikian pemaparan dari Prof. Dr. Achmad Sani Supriyanto, SE, M.Si (Guru Besar Fakultas Ekonomi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), dalam kegiatan “Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Penulisan Artikel di Jurnal Internasional Bereputasi”, di adakan oleh Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Hasyim Asy’ari, Tebuireng, Jombang, Senin (30/1).

5135_bersama.jpg

Kegiatan ini diikuti sekitar 50-an mahasiswa dan beberapa Dosen Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Hasyim Asy’ari, Tebuireng, Jombang. Masih menurut Prof Sani, hasil penelitian terutama skripsi, tesis, dan disertasi merupakan karya yang terbaik yang seharusnya dapat di deseminasikan dan dipublikasikan. Tujuannya agar hasil tersebut dapat di baca, ditelaah dan diteliti kembali oleh orang lain, serta juga disitasi. Kelemahan dari mahasiswa biasanya adalah tidak pede terhadap hasil penelitiannya, sehingga sering kali tidak berani untuk di publish. Banyak hasil penelitian tersebut hanya berhenti di perpustakaan, dan paling banyak di masukkan direpository Institusi atau Universitas. Padahal bila dipublikasikan akan menambah jumlah publikasi institusi per tahun termasuk menambah jumlah sitasi pertahun, yang akhirnya akan mampu meningkatkan akreditasi institusi, serta meningkatkan rangking dunia institusi (WUR).

 

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam membuat artikel dari hasil penelitian, yang layak untuk di publikasikan. Langkah yang pertama, perlu kehati-hatian, pastikan bahwa artikel tersebut sudah diturnitin atau cek plagiasi, agar tidak terjadi self plagiarism. Langkah berikutnya masih menurut Prof Sani, sesuaikan artikel tersebut dengan template jurnal yang dituju, termasuk jumlah kata (word), seperti abstrak, introduction, literatur riview, methode, result, dan kesimpulan, jangan sampai melebihi dari yang di minta oleh jurnal yang dituju. Lihat dan pelajari scope jurnal, termasuk jumlah terbit pertahun, dan jumlah artikel yang diterbitkan atau di publikasikan, termasuk proses pembayaran jurnal, serta gaya selingkung junalnya. Terakhir pastikan bahwa referensi atau daftar pustaka sebaiknya lebih dari 75% (tujuh puluh persen), adalah jurnal, termasuk mengutip jurnal internasional bereputasi, serta artikel terbitan jurnal yang terbaru.

 

Untuk mengakhiri presentasi, Prof Sani berpesan agar tidak usah takut untuk memulai mencoba register dan submit, di jurnal yang dituju. Akan tetapi jangan mensubmit satu artikel di jurnal yang berbeda, karena kalau sudah publish keduanya, maka bisa jadi artikel tersebut akan didelete semuanya, dan dianggap telah melanggar etika publikasi, dengan sanksi nama nya di blacklist, sehingga tidak akan bisa publikasi di jurnal lainnya. (San) 

 

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up