HUMAS UIN MALANG-Kuliah Kerja Nyata Moderasi Beragama (KKNMB) Tingkat Nasional tahun 2023 di Kab. Tana Toraja hampir berakhir, mulai tanggal 14 Juli sampai 26 Agustus 2023. IAIN Parepare sebagai tuan rumah memilih lokasi KKN di Tana Toraja karena terkenal dengan sebutan “Negeri Surga Beragam Budaya”. Kabupaten yang berada di Propinsi Sulawesi Selatan ini warganya memeluk berbagai macam agama, Kristen merupakan agama mayoritas. Mereka hidup secara berdampingan dengan rukun dan damai.
“Lokasi KKN Moderasi Beragama di Kab. Tana Toraja merupakan pilihan yang tepat untuk pendewasaan dalam beragama. Masyarakatnya memeluk agama yang berbeda-beda namun hidup rukun dan damai. Mahasiswa bisa belajar banyak dari kehidupan ini, disamping bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat melalui program kerja” jelas Prof. Hannani, Rektor IAIN Parepare.
“Kegiatan ini diikuti sekitar 350 mahasiswa dari 52 Perguruan Tinggi di Indonesia. Pesertanya dari kampus Islam, Kristen, dan Hindu. Peserta dari luar Sulawesi dapat mengirim maksimal 5 orang mahasiswa, dan dari dalam Sulawesi maksimal 10 orang mahasiswa. Target kegiatan ini diantaranya adalah terjadinya proses komunikasi interaktif dan alih tehnologi antara mahasiswa dan masyarakat” ujar Dr. Musliadi, Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat IAIN Parepare.
Tujuan diselenggarakan KKN Moderasi Beragama ini agar para mahasiswa dapat menumbuhkan rasa saling menghormati dan menghargai antar sesama meskipun berbeda latar belakang, yang terbalut dalam tema “Harmoni dalam Keragaman”. Disamping itu mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus melalui program kerja pengabdian. Hal ini untuk mendorong pengembangan potensi yang ada, membantu menemukan solusi dari masalah yang ada, serta membumikan nilai-nilai moderasi di tengah masyarakat.
Kegiatan KKN ini diawali dengan penjemputan peserta di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar tanggal 13 Juli 2023. Pembukaan dan pembekalan tanggal 14-15 Juli 2023 di Auditorium IAIN Parepare. Pelaksanaan KKN di Kab. Tana Toraja dimulai tanggal 16 Juli sampai 26 Agustus 2023. Dan terakhir Ekspos hasil KKN tanggal 26 Agustus 2023 di Taman Moderasi IAIN Parepare, sekaligus penutupan.
“Kami bersyukur terpilih untuk mengikuti kegiatan ini, mempunyai banyak teman dari berbagai kampus, mempunyai banyak saudara baru. Pengalaman hidup yang sangat berharga, tidak terbayang sebelumnya. Bisa berinteraksi dengan suku Tator yang mayoritas beragama Kristen dan mengenal budayanya yang unik dan menarik. Sungguh bangga menjadi warga Indonesia yang kaya suku dan budaya” ujar Nevin Nismah, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab.
Ia menjelaskan bahwa KKN ini terbagi menjadi 30 posko. Ia berada di posko 9, terletak di kelurahan Talion Kecamatan Rembon Kabupaten Tana Toraja. Di kelompoknya terdiri dari 11 Mahasiswa dari 10 perguruan tinggi, yaitu IAIN Parepare, IAIN Kendari, STAIN Majene, UIN Alauddin Makassar, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN KH. Achmad Siddiq Jember, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, IAIN Lhokseumawe, UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
“Kami berterima kasih kepada Kementerian Agama dan perguruan tinggi yang terlibat dalam kegiatan ini. Pemilihan lokasi KKN di Tana Toraja sangat tepat bagi pengembangan diri mahasiswa untuk merawat ke-Bhineka-an. Kota yang terkenal memegang teguh adat istiadat dan menjunjung toleransi yang sangat tinggi antar agama”ujar Suryadi mahasiswa Jurusan Kimia.
“Fokus kegiatan ini tidak hanya aspek pengembangan kualitas layanan desa saja, akan tetapi juga aspek pemahaman spritual keagamaan. Pengembangan pemahaman spiritual keagamaan ini bekerjasama dengan ormas dan lembaga keagamaan yang ada di masyarakat” ujar Sabta Bagus mahasiswa Tadris Matematika.
“Dalam kegiatan ini mahasiswa juga dituntut untuk membuat konten video di media sosial yang menolak ujaran kebencian (hate speech), berita bohong (hoax) dan sentiment politik identitas yang mengandung unsur sara” ujar Ghan Adhila mahasiswi Sastra Arab. Ia menjelaskan konten video ini bagian dari upaya untuk merawat keutuhan bangunan kebangsaan yang sudah disepakati bersama oleh founding fathers bangsa ini.
Bravo KKN Moderasi Beragama di Tana Toraja. Bravo IAIN Parepare. I Love Habibi – Ainun. Kenangan yang tidak akan terlupakan. Melelahkan tapi menyenangkan. Perjalanan saja harus ditempuh sekitar delapan jam dari Makassar ke Tana Toraja . Harus melewati enam kabupaten yaitu Kab. Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Pinrang, Enrekang. Semoga ada kesempatan lagi untuk mengikuti kegiatan bertajuk “Moderasi Beragama”.
Konstributor: Nevin Nismah (Delegasi UIN Malang).



