Humas UIN Malang – Setelah pekan lalu, sebanyak 180 mahasiswa baru (maba) magister jalur Fast-Track dari berbagai program studi mengikuti Orientasi Program Studi Pascasarjana, Senin lalu (4/9), seluruh mahasiswa baru mengawali hari pertama kuliah S2 di Kampus Pascasarjana Universiras Islam Negeri Malang dengan penuh motivasi dan semangat baru.
Program ini memasuki tahun (angkatan) ketiga di Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang hanya bisa diikuti oleh mahasiswa UIN Malang yang sudah memasuki semester tujuh.
Prof. Dr. Wahid Murni, M.Pd, selaku Direktur Pascasarjana UIN Malang, menyambut kedatangan maba, khususnya mahasiswa S2 via Fast-Track. “Selamat datang anak-anak, segera beradaptasi di sini. Biar gampang nanti prosesnya,” begitu sambutnya.
Maba Fast-Track Prodi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI), Rizal Khoirul Umam, senang bisa berkesempatan kuliah S1 dan S2 secara bersamaan sebelum lulus sarjana karena salah satu motivasinya menghemat waktu dan biaya dengan tetap meningkatkan kualitas diri dalam perkuliahan. "Alhamdulillah, senang rasanya kuliah S2 jalur ini (Fast-Track), bisa hemat waktu dan biaya meskipun harus menjalani penuhnya jadwal kuliah. Kemudian saya juga berusaha memperbanyak bacaan referensi agar memudahkan kedepannya," kata mahasiswa asal Mojokerto itu.
Iin Nur Indah Rahmawati, salah satu maba Prodi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) juga mengungkapkan cara belajarnya kini berbeda. Kini dia harus berusaha lebih berjuang keras, sebab di program magister kewajiban penelitian akan lebih banyak ditemui. "Awal-awal ini, masih perlu beradaptasi seperti belajar mengenali potensi diri dan menempatkan diri dengan teman-teman, dan lebih disiplin dari sebelumnya. Karena kita bertemu dengan orang-orang yang mungkin usianya terpaut sedikit jauh," ungkap mahasiswi berkacamata itu.
Kedua maba tersebut berharap agar dapat konsisten dalam pembelajaran, baik dalam hal keaktifan maupun giat menulis dan membaca kritis. Hal ini tak lain untuk menunjang perkuliahan magister yang lebih. “Semoga kami dapat kuat dan istiqomah di pasca ini,” tutupnya singkat. (sf)
Reporter & Fotografer: Sulthan Fathani Elsyam
Editor: Edy Hyto



