HUMAS UIN Malang – Sebanyak 97 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Malang turut serta dalam Pembukaan Masa Orientasi PPPK 2023 yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian Pengembangan dan Pendidikan Pelatihan (Balitbangdiklat) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Dari 97 PPPK, 18 diantaranya ditempatkan pada tenaga kependidikan di UIN Malang.
Orientasi ini berlangsung serentak pada tanggal 13 September di seluruh Indonesia. Meskipun dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom Meetings (pelaksanaan di Gedung Ir. Soekarno Aula lantai V UIN Malang) dan terpusat di Balai Diklat Keagamaan Surabaya. Puncak acara ini adalah partisipasi virtual Menteri Agama, Inspektur Jenderal, Direktur Jenderal, Kepala Badan, Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi.
Menag (Menteri Agama), Yaqut Cholil Qoumas dalam sambutannya, menyebutkan ciri khas ASN Kementerian Agama, bahwa ASN-PPPK itu moderat. ASN yang memiliki sikap toleran, anti-kekerasan, akomodatif terhadap budaya, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat. "Seluruh ASN Kemenag harus moderat, tak terkecuali PPPK yang dilantik pada siang ini," ujar Gus Yaqut.
Menag, mengingatkan agar para PPPK yang diterima hari ini ingat untuk berterimakasih kepada kedua orang tua. “Jangan lupa untuk telepon, kalau perlu video call. Bila orang tuanya sudah wafat, maka jangan lupa ziarah ke makamnya. Ini penting. Karena doa orang tua ini yang memberikan kita energi untuk melakukan pelayanan terbaik bagi umat dan masyarakat,” tandas Gus Men.
Gus Men, sapaan akrabnya, juga mengatakan PPPK harus berterima kasih kepada Presiden Jokowi. Sebab, menurutnya, hadirnya PPPK adalah kebijakan yang diinisiasi oleh Presiden Jokowi. "Terima kasihlah ke Pak Jokowi karena beliau sudah berkenan memberikan kebijakan ini. Tentunya dengan cara sendiri-sendiri," tukasnya.
Kepala Badan Litbang dan Diklat menyampaikan laporan pelaksanaan yang mengungkapkan partisipasi besar dari peserta PPPK di seluruh Indonesia. "Tercatat, orientasi ini diikuti oleh 29.012 orang PPPK di lingkungan Kemenag," ungkapnya. Penyematan tanda pengenal secara simbolis juga menjadi momen penting yang menandai resminya status pegawai PPPK bagi seluruh peserta.
Salah satu peserta PPPK, Taufiq, berbagi pengalamannya dengan penuh kebahagiaannya setelah mengabdi selama 14 tahun di UIN Malang. "Bahagia rasanya, saya telah mengabdi di sini selama 14 tahun, alhamdulillah hari ini diangkat menjadi PPPK," ungkapnya dengan senang hati. Hal ini menunjukkan kesempatan yang diberikan kepada pegawai yang telah lama berdedikasi untuk mendapatkan pengakuan resmi sebagai PPPK.
Reporter & Fotografer: Sulthan Fatani Elsyam
Editor: Edy Hyto



