HUMAS UIN MALANG-Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang merayakan Harlah yang ke-62 serta memperingati Hari Santri dengan menggelar Expo Kemandirian Pesantren. Acara spektakuler ini dibuka dengan semangat dan keceriaan hadrah dari tim Ahbabun Nabi, yang menggema di seantero kampus.
Pada kesempatan ini, Dr. Muhammad Arifin, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, memberikan sambutan pertama. Beliau mengucapkan selamat ulang tahun kepada UIN Malang yang kini berusia 62 tahun, dan berharap kesuksesan yang terus mengiringi perguruan tinggi ini. Dr. Muhammad Arifin juga menyoroti partisipasi aktif Gus Ning, yang merupakan salah satu pilar kemandirian pondok pesantren, serta memaparkan beragam program kemandirian yang telah dilakukan oleh pondok pesantren, mencakup aspek regensi, administrasi, prestasi, wirausaha, dan silaturahmi.
Sambutan berikutnya datang dari Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, Wakil Rektor Bidang AUPK, yang mewakili Rektor yang tengah berkegiatan di acara lain. Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana menekankan pentingnya peran pesantren dalam mewujudkan visi Indonesia Emas pada tahun 2045. Beliau menyoroti evolusi pesantren yang telah bertransformasi dari pusat pendidikan dan dakwah menjadi agen pemberdayaan sosial yang memiliki dampak luas. Tak hanya itu, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana juga menekankan betapa kerjasama antar pesantren di Malang Raya memiliki potensi menjadi kekuatan ekonomi yang saling melengkapi. "Majunya pesantren bisa ditopang dengan berkembangnya perekonomian pesantren," paparnya.
Selanjutnya, acara diresmikan secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Wakil Rektor Bidang AUPK dan para tokoh terkemuka yang hadir serta diikuti oleh serangkaian tampilan yang mengesankan, memperkaya kegiatan Expo Kemandirian Pesantren ini.
Diharapkan pesantren ini akan menjadi fondasi yang kokoh bagi pesantren-pesantren di wilayah Malang Raya untuk terus berkembang, mencapai kemandirian ekonomi, serta mewujudkan pemberdayaan sosial yang mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045.
Reporter: Rahmata Bella
Fotografer: Zen
Editor: hyto



