HUMAS UIN MALANG-Ketua Dharma Wanita Persatuan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin, aktif mengikuti kegiatan Training of Trainer (ToT) Kusemai Nilai Tahap II Tahun 2023. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag dan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Indonesia.
Kegiatan ToT ini berlangsung dari Kamis, 26 hingga Sabtu, 28 Oktober 2023, di Harris Hotel and Convention Kelapa Gading, Jakarta Utara. Hadir dalam kegiatan ini beragam peserta, termasuk Pegawai Kemenag, Pengurus DWP Kemenag, Pengurus DWP Itjen, Perwakilan DWP PTKN, dan perwakilan satuan kerja lainnya. Tujuan utama dari program ini adalah membangun ekosistem budaya integritas dengan memahami lima nilai dasar Kementerian Agama, nilai-nilai inti ASN yang berakhlak, dan nilai-nilai antikorupsi.
Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama (DWP Kemenag), Eny Retno Yaqut Qoumas, memberikan penguatan terkait rencana aksi dan mengevaluasi tahap pertama program "Kusemai Nilai." Beliau menyatakan bahwa peserta telah dipersiapkan dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi pendorong dan instruktur yang mampu menyebarkan semangat antikorupsi.
Penasihat DWP Kemenag juga menyoroti peran media sosial dalam mengedukasi, berbagi, dan mengakses informasi tentang pencegahan korupsi. Media sosial diharapkan dapat menjadi alat untuk menyebarkan informasi mengenai anti-korupsi.
Penasihat DWP Kemenag menekankan pentingnya perencanaan yang baik sebelum pelaksanaan program "Kusemai Nilai," karena hal ini krusial untuk efektivitas program.
Selain itu, penasihat DWP Kemenag menekankan pentingnya evaluasi program, yang memiliki potensi untuk membuat program-program yang akan datang menjadi lebih unggul dibanding sebelumnya. Acara tersebut diakhiri dengan penutupan oleh Inspektur Jenderal Kementerian Agama, yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Itjen Kastolan, yang memberikan dukungan terhadap program ini sebagai salah satu langkah awal untuk sistem peringatan dini, mitigasi, dan upaya pengawasan.



