Ihda Filzafatin Habibah, Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, perwakilan Jawa Timur dalam pemilihan Duta Hijab Indonesia, yang baru-baru ini dinobatkan sebagai Miss Hijab Intelegensia (26/11).
Ia mengungkapkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan ajang-ajang pemilihan duta sebelumnya, dengan menjelaskan bahwa Miss Hijab Intelegensia mewakili seluruh provinsi se-Indonesia, dan hanya 30 orang yang terpilih, sementara dirinya menjadi perwakilan Jawa Timur.
Proses pemilihan Miss Hijab Intelegensia tidak hanya menekankan kecantikan dan modeling, tetapi juga menggabungkan kecerdasan dan advokasi. Miss Hijab Intelegensia Jawa Timur terpilih karena dianggap sebagai yang paling pintar di antara perwakilan lainnya. Motivasinya mengikuti ajang ini awalnya hanya iseng, mengisi waktu luang liburan, namun kemudian bertransformasi menjadi kemenangan sebagai Miss Hijab Intelegensia Jawa Timur yang paling pintar.
Dalam merinci tentang dirinya, ia mengakui ketidaknyamanan terkait tinggi badan dan mengungkapkan kekuatannya sebagai individu yang dapat menghadapi tantangan. Miss Hijab Intelegensia juga menyoroti peran pentingnya dalam mempromosikan pendidikan, terutama melalui profil dan latar belakang dirinya sendiri. Dengan menjadi pemateri di berbagai tingkatan, regional, nasional, bahkan internasional, ia berhasil membawa advokasi dalam bidang pendidikan ke panggung yang lebih luas.
Namun, ia juga mengakui bahwa aspek paling menantang dalam mengikuti ajang ini adalah fisiknya. Dengan tinggi badan yang menjadi sumber ketidakpastian, ditambah lagi dengan keberadaan skoliosis, Miss Hijab Intelegensia Jawa Timur dengan gigih menghadapi ketidaksempurnaan fisiknya, melangkah keluar dari zona nyaman, dan menerima tantangan ini sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan pribadinya.
Reporter: Bella & Sulthan
Editor: Hyto



