HUMAS UIN MALANG - Prodi Sarjana Farmasi mendorong mahasiswanya mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program penyuluhan dalam kurikulumnya. Sasaran dari penyuluhan dagusibu obat (dapatkan, gunakan, simpan, dan buang) ini adalah masyarakat Kota Batu, yang mana mahasiswa bergerak dalam 6 kelompok dengan desa tujuan yang berbeda-beda. Salah satunya, kelompok 3, melaksanakan penyuluhan di SMAN 1 Batu (15/11).
Penyuluhan diikuti oleh puluhan siswa-siswi kelas 10, 11, sampai 12 dan didampingi oleh Bapak Distri Adi Setiawan, S.S (Sekretaris humas SMAN 1 Batu). Pak Distri menyampaikan pentingnya penyuluhan dagusibu kepada siswa-siswinya, "Informasi penggunaan obat yang tepat sangat diperlukan dan tidak boleh sembarang digunakan."
Penyuluhan berlangsung interaktif dengan antusiasme siswa-siswi SMAN 1 Batu. Tak berhenti di penjelasan teori, mahasiswa farmasi juga memberikan contoh praktik dagusibu agar lebih mudah dipahami dan harapannya dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari. Di akhir penyuluhan, mahasiswa farmasi memberikan reward kepada siswa-siswi teraktif dan siswa-siswi yang mendapatkan tertinggi posttest dengan waktu pengerjaan tercepat.
"Harapan dengan dilakukannya sosialisasi dagusibu adalah siswa siswi SMAN 1 Batu dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang obat bagaimana mendapatkan obat dengan benar, menggunakan obat dengan benar, menyimpan obat dengan benar, dan membuang obat tersebut dengan benar," harap Rizki Tri Ramadani (Ketua Pelaksana Penyuluhan Kelompok 3). "Selain itu semoga dengan adanya sosialisasi dagusibu ini siswa-siswi dapat mengimplementasikan dengan baik mengenai obat-obatan," imbuhnya.
Reporter: Raalins W
Fotografer: Panitia Penyuluhan
Editor: Edy Hyto



