Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD): Pengendalian Populasi Nyamuk Aedes aegypti
Abadi Wijaya Sabtu, 2 Desember 2023 . in Berita . 1327 views
6391_dbd.jpg
dr. Putri Wulan Akbar, M.Ked. Trop (Sekretaris Program Studi Profesi Dokter FKIK UIN Malang)

HUMAS UIN MALANG - Musim hujan telah tiba, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD, disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti, merupakan penyakit yang dapat mengancam kesehatan masyarakat, terutama di musim hujan. Berikut tips pencegahan DBD dari dr. Putri Wulan Akbar, M.Ked. Trop. Sp. PK

Apa itu DBD?

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah infeksi yang diakibatkan oleh virus Dengue. Virus ini dapat menimbulkan gejala demam tinggi mendadak, nyeri kepala, nyeri otot, mual, dan ruam merah pada kulit. Penyakit ini disebut demam berdarah karena sering disertai tanda-tanda perdarahan seperti gusi berdarah, mimisan, dan bintik-bintik merah di kulit. Meskipun kebanyakan pasien pulih dalam 1-2 minggu, kasus berat memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

Penyebab Awal DBD

Penyebab utama DBD adalah virus Dengue yang berasal dari genus Flavivirus. Virus ini awalnya berada di dalam tubuh nyamuk Aedes aegypti. Ketika nyamuk tersebut menggigit manusia, virus berpindah masuk ke tubuh manusia dan menyebabkan infeksi.

Pencegahan Efektif DBD

Pencegahan DBD terutama berkaitan dengan pengendalian populasi nyamuk Aedes aegypti. Upaya paling efektif adalah partisipasi aktif dari masyarakat. Sejak tahun 2015, pemerintah telah meluncurkan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik/Juru Pemantau Jentik. Anggota keluarga, bahkan anak-anak SD dilatih menjadi Jumantik untuk memantau jentik di lingkungan sekitar.

Selain itu, masyarakat perlu rutin menguras dan menyikat tempat penampungan air, menutup tempat-tempat tersebut, dan mendaur ulang barang bekas yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Pembuangan sampah ke tempat tertutup juga sangat penting dalam mencegah penyebaran DBD.

Pesan dari dr. Putri untuk Masyarakat

dr. Putri memberikan pesan kepada masyarakat dalam penanggulangan DBD. "Penyakit DBD ini dapat diatasi oleh komunitas itu sendiri. Komunitas perlu berpartisipasi secara aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti."

Peningkatan kesadaran akan pentingnya sanitasi, perbaikan sanitasi, dan partisipasi aktif dalam upaya pencegahan akan membantu melindungi masyarakat dari risiko DBD, terutama selama musim hujan. Semua pihak diharapkan bersatu untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari nyamuk pembawa virus Dengue demi kesehatan dan keamanan bersama.

Narasumber: dr. Putri Wulan Akbar, M.Ked. Trop., Sp. PK (Sekretaris Program Studi Profesi Dokter FKIK UIN Malang)
Reporter: Raalins W
Editor: Edy Hyto

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up